Kaba Terkini

6 Tahun Jelajah Nusantara Single Figther Indonesia Apresiasi IWO Agam

Lubukbasung, kaba12.com — Enam tahun menjelajah seluruh negeri di belahan nusantara Indonesia Pelty Arka Siregar, anggota Single Figther Indonesia (SFI) mengaku salut dan mengapresiasi keberadaan Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Agam yang memprioritaskan kepedulian pada sesama.

Banyak propinsi dan daerah yang sudah dikunjungi, kesan di kabupaten Agam, saat singgah setelah menempuh perjalanan jauh di Lubukbasung, Minggu,(26/5) malam, sengaja diantar oleh pengurus Antokan Scooter Club (ASC) untuk berdiskusi dengan pengurus IWO Agam di sekretariat Padang Baru, Lubukbasung.

Pengelana nusantara berusia 57 tahun asal Medan, Sumatera Utara itu, dijamu pengurus ASC dan IWO Agam, Minggu, sambil menimba pengalaman dari perjalanan panjang yang sudah dilaluinya selama 6 tahun terakhir dengan sepeda motor keliling Indonesia.

Pelty Arka mengisahkan, perjalanan keliling Indonesia mulai dilakukannya sejak tahun 2013 lalu. Dari perjalanan panjangnya menelusuri bumi Indonesia, sudah 34 propinsi didatangi, 65 pulau dimasuki, 44 selat, 2 samudera bahkan 12 titik ekuator di Indonesia sudah disinggahinya.

” Target saya, 100 pulau akan saya datangi, mulai dari Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam sampai ke Papua, bumi Indonesia luar biasa, hal itu menjadi kebanggaan, itu nikmat luar biasa yang saya nikmati dalam hidup saya,” sebut Delty Arka.

Ayah 3 anak yang lahir di Medan, 3 Mei 1962 ini, mengaku sudah sejak tahun 1979 sudah menggeluti hobi touring menggunakan sepeda motor seorang diri. Dia bahkan, tidak masuk organisasi motor tertentu dan tidak menggunakan brand motor tertentu,namun dia bisa mendatangi berbagai klub motor dan komunitas motor dimanapun dan organisasi apapun,” Alhamdulillah, saya diterima baik oleh ribuan klub motor di Indonesia, mereka banyak membantu saya, saya berterimakasih sekali, karena dalam perjalanan panjang selama 6 tahun ini, banyak dibantu kawan-kawan,” jelas alumnus USU Medan ini.

Pensiunan auditor di salah satu perusahaan swasta terkemuka di Palembang itu menyebutkan, banyak pengalaman berharga selama dia menempuh perjalanan panjang menggelilingi Indonesia. Jalinan kebersamaaan, kepedulian, bahkan membantu sesama, dirasakan besar, apalagi komunitas masyarakat Minang dan Sumut di berbagai propinsi di Indonesia.

Delty Arka mengaku, perjalanan panjang selama 6 tahun menggunakan sepeda motornya untuk menggelilingi Indonesia, adalah hobi dan panggilan jiwa, karena banyak hal yang bisa diniknati secara langsung saat mendatangi seluruh daerah, baik di Sumbar, Aceh, Sulawesi, Kalimantan, bahkan di Papua,” Indonesia luar biasa, ” ungkap.

Karena hobi dan panggilan jiwa, Delty Arka mengaku tidak membukukan dan menulis kisah perjalanannya dan hanya memberi catatan di media sosial miliknya,” ini sejarah hidup saya,” katanya.

Delty Arka, yang berniat pulang ke Medan, Agustus mendatang, karena ada beberapa propinsi lain yang akan didatanginya itu, menyebut banyak kisah dan pengalaman berharga yang dialaminya, mulai dari perjalanan panjang di bumi Papua, Kalimantan dan Sulawesi, menyeberangi pulau-pulau terpencil, menggunakan kapal, pesawat udara dan jenis fasilitas lain, yang justru tidak mengeluarkan biaya dan ongkos, ” semua saudara -saudara saya, klub motor dan komunitas yang membantu,” sebutnya.

Yang menarik, pengalamannya di Mesuji, Lampung, usai istirahat minum kopi, dia mengira sempat dikejar kelompok begal. Saat dia berjalan dikejar menggunakan parang sambil berteriak-teriak, bahkan sambil motornya dihadang,” eee ternyata, mereka memberikan jaket saya yang tertinggal di kedai saat minum kopi, luar biasa,” kenangnya.

Delty Arka mengaku bangga dijamu dan disambut komunitas wartawan IWO Agam, karena hal itu menurutnya, pengalaman baru baginya, karena ada organisasi wartawan yang menjamunya ditengah perjalanan panjang yang masih akan dilalui,” Alhamdulillah, kita berkah puasa, saya bangga bisa berkomunikasi dengan IWO Agam, ” ulasnya.

Delty Arka sendiri, dijadualkan akan kembali melanjutkan perjalanannya ke Aceh dan Riau, Senin besok setelah menikmati keindahan alam Kabupaten Agam yang menurutnya luar biasa dan harus dikelola lebih baik oleh pemerintah.

(Ardi)

To Top