Hukum dan Kriminal

473 Tahanan Kabur, Eks Kepala PAM  Rutan Pekanbaru Dibui

Pekanbaru, KABA12.com — Polda Riau melakukan penahanan terhadap Taufik yang sebelumnya menjabat Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, akhir pekan lalu, Taufik sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Polisi menetapkan tersangka Taufik dalam kasus punggutan liar (pungli) yang mengakibatkan  473 tahanan Rutan Pekanbaru melarikan diri.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo  menjelaskan,  eks kepala keamanan rutan dijebloskan berdasarkan sprint penahanan No 14/VI/2017/ Dit Reskrimsus Polda Riau 6 Juni 2017.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik langsung melakukan penahanan,” ucap Kabid Humas Polda Riau Rabu (07/06), seperti dikutip sindonews.com.

Guntur menyebut, penetapan Taufik  sebagai tersangka setelah polisi memeriksa keterangan dua petugas keamanan Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, yakni Ripo dan Kurniawan. Di mana terhadap keduanya, polisi sudah melakukan penahanan terlebih dahulu.

“Dalam kasus ini, tersangka dikenakan pasal 12 e atau 12 huruf a dan atau Pasal 11 UU RI No 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20/2001 tentang pemberantasan korupsi,” tandasnya.

Seperti diketahui pada 5 Mei 2017 sebanyak 473 tahanan Rutan Pekanbaru kabur. Mereka melarikan diri karena tidak tahan dengan penganiayaan dan praktik pungli.

(Virgo)

To Top