Kaba Terkini

40 Peserta Ikuti Pelatihan Pemandu Wisata Paralayang, Syatria: Agam Punya Potensi Besar di Sektor Ini

Matur, kaba12.com — Sebanyak 40 orang peserta mengikuti pelatihan pemandu wisata paralayang tahun 2020. Kegiatan ini merupakan program Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Agam untuk menggeliatkan kepariwisataan khususnya di bidang minat khusus.

Kepala Disparpora Agam, Syatria menyebutkan, alasan digelarnya pelatihan pemandu wisata paralayang ini karena Kabupaten Agam memiliki potensi besar di sektor wisata minat khusus, khususnya wisata paralayang. Dimana saat ini Agam mempunyai banyak lokasi atau spot untuk kegiatan wisata paralayang.

“Selain itu, alasan pelatihan pemandu wisata paralayang ini dipilih dikarenakan nantinya dapat menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung, sehingga menjadikan pariwisata Agam sebagai destinasi unggulan,” kata Syatria kepada kaba12.com usai membuka pelatihan pemandu wisata paralayang di Puncak Lawang, Senin (5/10).

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini tentu nantinya akan berdampak pada ekonomi masyarakat. Dimana mereka akan mendapat keuntungan di sektor wisata paralayang khususnya, maupun masyarakat secara umum yang menjadi bagian dalam sektor Pariwisata.

Disamping itu, kata Syatria, dengan pelatihan ini mereka akan mendapat lisensi khusus, sehingga bisa memanfaatkan peluang untuk memperoleh lapangan pekerjaan kedepannya. Dengan demikian, dapat menggiatkan, menggelorakan, dan menggairahkan bidang Pariwisata di Agam nantinya.

“Kita berharap pelatihan ini dapat diikuti dengan baik oleh peserta. Sehingga bisa mendapatkan lisensi khusus. Karena dengan itu mereka baru bisa dikatakan layak sebagai pemandu wisata yang profesional,” ujarnya.

Disisi lain, Danlanud Sutan Syahrir Padang selaku Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Provinsi Sumatera Barat diwakili pengurus Mayor. Tek. Kriwidiyanto menyebutkan, dengan adanya pelatihan paralayang ini bisa diartikan Pemerintah Kabupaten Agam telah menggalakkan sektor pariwisata dan olahraga dirgantara pada saat ini.

“Kita juga berterimakasih kepada Pemkab Agam karena telah bekerjasama dalam melakukan kegiatan ini. Hal ini dikarenakan salah satu tugas TNI AU itu adalah mengembangkan olahraga dirgantara kepada masyarakat,” kata Kriwidiyanto saat dikonfirmasi kaba12.com.

Ia menyebutkan, olahrarga paralayang saat ini sudah menjadi olahraga yang besar di dunia. Oleh karena itu, dengan kegiatan ini diharapkan pelatihannya benar-benar terorganisir, sehingga melahirkan pilot-pilot yang handal dan berkompeten di bidangnya. Karena salah satu juara dalam kompetensi paralayang dunia berasal dari Sumatera Barat.

“Oleh karena itu, mudah -mudahan para peserta ini bisa menjadi generasi penerus juara dunia yang tahu dengan aturan, disiplin, dan safety. Sehingga dengan demikian dapat melahirkan pilot profesional yang berkualitas serta mampu mendorong kepariwisataan di daerah masing-masing,” ujarnya.

(Bryan)

0Shares
To Top