Kaba Terkini
4 Hari Hanyut, Melati Ditemukan Meninggal 10 KM Dari Lokasi Kejadian
Bawan, kaba12 — Setelah 4 hari dilakukan pencarian, akhirnya Melati, anak korban musibah banjir yang dihanyutkan arus deras sungai Batang Tambua, Batu Kambiang, berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat, (9/8).
Mayat anak korban ditemukan tersangkut di batang kayu di aliran sungai Batang Bawan, aliran sungai Batang Tambua, di Padang Bio-Bio, Bawan, Nagari Bawan, kecamatan Ampek Nagari, sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian anak korban hanyut.
Anak korban Melati ( nama disamarkan ) ditemukan dalam posisi terapung di permukaan aliran sungai dengan kondisi terjepit di sela-sela kayu.
Berhasil ditemukannya Melati dibenarkan Ichwan Pratama Danda, Kabid. KL BPBD Agam menjawab kaba12 di lokasi kejadian.
Dijelaskan, pencarian di hari keempat pasca musibah banjir yang melanda wilayah Batu Kambiang, Selasa,( 6/8) akibat hujan lebat yang mendera wilayah tersebut.
Disebutkan, proses pencarian Jumat, tim gabungan dari berbagai unsur yang turun ke lokasi pencarian, ada penampakan sesosok mayat terapung, sehingga tim langsung turun ke lokasi menggunakan 2 unit perahu di aliran sungai Batang Bawan, di kawasan Padang Bio-Bio, Bawan.
Disebutkan,setelah dilakukan penyisiran Jumat sekitar pukul 10.25 WIB, tim gabungan menemukan anak korban di aliran sungai Padang Bio-Bio sekitar 10 KM dari titik korban hanyut dalam kondisi meninggal dunia.
” Saat ini korban sudah dievakuasi oleh tim gabungan ke Puskesmas Bawan dan setelah otopsi oleh pihak medis, korban dibawa ke rumah duka dan langsung diserahkan kepada keluarga korban, “jelas Kabid. KL BPBD Agam itu.
Musibah banjir yang menewaskan Melati itu, dampak hujan lebat yang menyebabkan aliran sungai Batang Tambuo di Batu Kambiang meluap.
Anak korban Melati, bersama ayahnya Eri Marianto, (36) bersama ibunya Reni Andayani, (32) warga Padang Alai, Jorong Kampuang Melayu, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari, jatuh dari sepeda motor saat melintas di jembatan Lubuak Lanyah, dihantam air bah.
Akibatnya, ketiga korban terjatuh dari sepeda motor, sementara Melati dan ibunya Reni Andayani hanyut. Reni berhasil selamat, sementara Melati dihanyutkan arus deras sungai itu sampai sekitar 10 km dari lokasi hanyut.
Informasi yang diperoleh kaba12, musibah yang terjadi memicu duka mendalam, bahkan ayah dan ibu korban tak henti menangis atas musibah yang menimpa sang anak.
(HARMEN)