Pemkab Agam

3 Nagari di Agam Bakal Terima Bantuan Sarpras Ekowisata

Posted on

Balingka, KABA12 — Sebanyak tiga nagari di Kabupaten Agam akan menerima bantuan sarana dan prasarana (sarpras) ekowisata untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat dan lingkungan.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Agam Raya, Dewi Safnita, dalam kegiatan sosialisasi pengembangan sarpras ekowisata di wilayah kelola Agam Raya yang digelar di Aula Kantor Camat IV Koto, Jumat (24/10).

Ia menyebut bahwa bantuan itu merupakan tindak lanjut dari usulan kelompok masyarakat yang telah lama mengajukan proposal sesuai potensi wilayah masing-masing.

“Ada 3 nagari yang akan mendapat bantuan sarpras ekowisata pada November 2025, yaitu 4 unit ATV untuk Nagari Sianok VI Suku, 5 unit ATV untuk Koto Kaciak, dan 12 tenda glamping serta kamera untuk Padang Tarok,” katanya.

Ia menambahkan, bantuan sarpras ekowisata tersebut berasal dari dana pokir Anggota DPRD Sumbar fraksi Nasdem, Asril untuk 2 kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) dan 1 kelompok tani hutan di Agam.

“Alhamdulillah, Pak Asril, anggota DPRD Sumbar, menyalurkan dana pokir melalui Agam Raya dan bersedia mendukung sesuai sasaran, yaitu kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) dan kelompok tani hutan (KTH),” ujarnya.

Pihaknya berharap bantuan yang akan diterima bisa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik untuk menunjang sektor pariwisata di masing -masing nagari. Selian itu bantuan yang didapat dapat memperkuat kelembagaan kelompok serta meningkatkan semangat dan pendapatan masyarakat melalui pengelolaan ekowisata.

“Kami berharap kelompok penerima bisa semakin menguatkan kelembagaan, menambah semangat, dan tentunya meningkatkan pendapatan dari pengelolaan sarpras ekowisata. Termasuk untuk terus mengoptimalkan potensi wisata alam yang dimiliki masing-masing nagari, sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sumbar, Asril, yang turut hadir dan memberikan materi dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Ia menekankan pentingnya kesadaran wisata dari pengelola agar sektor pariwisata dapat berkembang secara berkelanjutan.

Disamping itu, Politisi Partai Nasdem ini juga berpesan agar bantuan sarpras yang diberikan dapat dijaga dan dikelola dengan baik.

“Sarpras ini hendaknya dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Asril menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekowisata berbasis hutan dan masyarakat lokal. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan seperti pendanaan, perizinan, kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan regulasi.

“Untuk itu peran legislatif, juga dibutuhkan untuk memperkuat kebijakan dan dukungan bagi sektor ini,” katanya.

(Bryan)

Populer

Exit mobile version