Kaba Pemko Bukittinggi
258 Peserta Lolos Seleksi Administrasi Paskibraka 2026
Bukittinggi, KABA12 — Pemerintah Kota Bukittinggi gelar seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Bukittinggi tahun 2026. Kegiatan ini dibuka Wali Kota Bukittinggi diwakili Sekretaris Daerah, di Gor Bermawi, Senin (20/06).
Wali Kota diwakili Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) ini, merupakan tugas yang membanggakan bagi pelajar Bukittinggi. Karena Bukittinggi mengibarkan bendera pusaka, yang hanya ada tiga di Indonesia, Jakarta, Yogyakarta dan Bukittinggii dan tiidak semua pelajar, bisa mengikuti kesempatan ini.
Seleksi sangat penting juga dilaksanakan, apalagi sejak tiga tahun terakhir. Karena peserta tidak hanya diseleksi fisik dan PBB nya saja, tapi juga diseleksi karakter kebangsaan, akademis dan juga sejumlah bidang lainnya.
“Seleksi dilaksanakan secara objektif. Dari 258 peserta yang lulus administrasi, akan dipilih 54 pelajar, yang terbaik dari yang terbaik, untuk menjadi Paskibraka Bukittinggi dan tiga pelajaru untuk Paskibra Provinsi Sumatra Barat. Kita lakukan objektif tanpa ada KKN, titipan dan apapun yang tidak pada tempatnya,” tegas Rismal.
Sekda juga berpesan, agar para calon Paskibraka Bukittinggi, menjadi teladan dan contoh yang baik di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Barat, Mursalim, menyampaikan, seleksi paskibaka ini, merupakan program nasional. Paskibraka menjadi role model bagi negara, dalam mewujudkan Indonesia emas. Tahun ini, proses seleksi juga berbeda, karena tahapannya sama dengan tes kedinasan, sehingga sudah dapat mengenali sistem ini nantinya.
“Melalui seleksi paskibraka, para generasi muda disiapkan untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Sehingga, para peserta memiliki bekal dalam kedisiplinan, mental dan pengetahuan untuk menjadi kader pemimpin, yang bisa membawa bangsa ini lebih maju lagi kedepanyannya,” ungkapnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bukittinggi, Nenta Oktavia, menjelaskan, tahapan seleksi diawali dengan sosialisasi pada 6 Maret 2026 yang diikuti seluruh sekolah tingkat SMA sederajat se-Kota Bukittinggi. Pendaftaran dilaksanakan secara daring pada 1 hingga 14 April 2026. Dari 332 akun yang terdaftar, sebanyak 258 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 110 putra dan 148 putri. Sementara itu, 74 akun tidak lolos karena tidak melengkapi persyaratan atau tidak menyelesaikan proses pendaftaran, termasuk 38 akun yang tidak mengunggah berkas sama sekali.
“Peserta mengikuti tahapan seleksi yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelegensia Umum pada 20 April 2026, tes kesehatan pada 21 April, seleksi parade pada 22 April, tes kemampuan baris-berbaris pada 23 April, serta tes kesamaptaan jasmani dan kepribadian atau wawancara pada 24 April 2026,” jelasnya.
(Ophik)