Kaba Agam

Ops.Yustisi Satgas Covid-19 Agam di Lubukbasung, Amankan 30 Pelanggar Prokes

Lubukbasung, kaba12.com — Satgas Penanganan Covid-19 Agam kembali menggelar operasi yustisi penegakan Perda.No.06 Sumbar tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB) untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas harian masyarakat.

Operasi lanjutan yang digelar tim gabungan Satgas Penanganan Covid-19 Agam itu Rabu,(4/8) dipimpin M.Lutfie,AR, Kalaksa BPBD Agam, yang menyisir beberapa lokasi yang menjadi sentral keramaian warga di pusat ibukota kabupaten Agam, Lubukbasung.

Dalam operasi yang melibatkan personil Satpol.PP-Damkar Agam, TNI-Polri, jajaran Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Dishub Agam dan unsur terkait lainnya tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 30 orang pelanggar prokes yang langsung dijatuhi sangsi setelah melalui proses persidangan di tempat secara virtual.

Dari 30 pelanggar yang didapati tim gabungan yustisi tidak memakai masker dan melakukan pelanggaran prokes lainnya itu, 21 orang menjalani sangsi sosial dengan membersihkan sampah di pusat kegiatan operasi dan 9 orang menjalani sangsi administrasi berupa denda.

Menurut M.Lutfie, AR, Kalaksa BPBD Agam, operasi yustisi yang digelar Satgas Penanganan Covid-19 Agam sepenuhnya untuk membangun kepedulian bersama seluruh unsur masyarakat dalam memerangi pandemic covid-19 yang beberapa waktu belakangan semakin merajalela.

Pemberian sangsi sesuai ketentuan Perda No.06 tahun 2020 tentang AKB itu, sepenuhnya untuk memberi efek jera pada masyarakat yang masih lalai, abai dan tidak berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, terutama tidak memakai masker saat berada di luar ruangan, padahal itu penting untuk memutus rantai penyebaran covid-19, “kedisiplinan warga memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun di aiar yang mengalir justru untuk menyelamatkan semua orang, “ sebut M.Lutfie lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top