Kaba Terkini

Disdukcapil Agam Buat Terobosan, Pelayanan ke Pintu Rumah Penduduk

Lubukbasung, kaba12.com — Dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Agam buat terobosan khusus dengan mengkaji kondisi terkini saat pandemic covid-19. Ide kreatif yang dibuat, sepenuhnya untuk mengurai potensi kerumuman warga yang mengurus administrasi kependudukan (adminduk) di satu titik, sekaligus untuk mempercepat dan mempermudah akses layanan untuk masyarakat.

Saat ini, program pelayanan khusus adminduk yang diberi julukan “silek”itu tengah dipersiapkan untuk dioperasionalkan secara khusus dari seluruh nagari di kabupaten Agam, dimana tim tekhnis Disdukcapil Agam dibawah kendali Fitriandi,ST, Kabid.PIAK-PD Disdukcapil Agam tengah melatih tenaga administrasi di seluruh nagari di kabupaten Agam.

Ditargetkan, sesuai harapan bupati Agam sebelumnya, kantor pemerintahan nagari, akan bisa menjadi sentral layanan untuk masyarakat, dimana warga Agam untuk mengurus berbagai persuratan terkait dengan administrasi kependudukan tidak perlu lagi ke kantor camat atau bahkan ke kantor Disdukcapil Agam.

“ Kita mencoba memangkas mekanisme, dengan mengaktifkan personil yang ada di nagari sebagai tenaga tekhnis yang dilatih khusus untuk membantu melayani masyarakat dalam mengurus adminduk,” jelas Rahman,S,Ip,MM, plt.Kadinas Dukcapil Agam menjawab kaba12.com.

Rahman yang didampingi Fitriandi, menguraikan untuk merealisasikan program tersebut, dalam sebulan terakhir, pihaknya mulai melakukan pelatihan, baik dengan datang langsung ke kantor camat, melatih tenaga administrasi dari pemerintah nagari, atau tenaga administrasi nagari yang ditunjuk walinagari data langsung ke kantor Disdukcapil Agam untuk dilatih.

Tahapan pelatihan itu, secara marathon dilakukan pihaknya untuk mendorong terealisasinya program SILEK itu dalam waktu dekat, karena target Disdukcapil Agam ingin mendekatkan hasil layanan pemerintah ke depan pintu rumah penduduk, juga berupaya mengurai potensi keramaian karena warga masih berurusan ke satu titik, baik ke kantor camat maupun ke kantor Disdukcapil.

Ditambahkan Fitriandi, saat ini beberapa nagari di kabupaten Agam sudah dipersiapkan secara pilot project, dimana setelah menguasai alur administrasi dan sistim IT yang sudah ditetapkan Disdukcapil Agam akan segera menggelar uji coba, dan berlanjut dengan lounching system setelah regulasi berupa surat keputusan bupati keluar.

Dilain pihak, menurut Rahman, pihaknya sengaja mendorong program SILEK yang sudah dicetuskan sejak lama, bisa berjalan efektif oleh tenaga ahli yang ada di Disdukcapil Agam saat ini, untuk menjawab harapan bupati Agam yang ingin mendekatkan pelayanan pada masyarakat di nagari sesuai misi bupati Agam, “ kita berharap, hal ini bisa berjalan optimal, setelah persiapan tekhnis dan masa ujicoba operasional ,” ulas Rahman lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top