Kaba Terkini

Antisipasi Masalah Anggaran Untuk Covid-19, Mahyeldi : BPKP Mesti Cepat Merespon

Lubukbasung, kaba12.com — Gubernur Sumbar H.Mahyeldi Ansharullah dalam lawatan sehari penuh di wilayah Barat kabupaten Agam Jumat,(30/7) sempat mengunjungi RSUD Lubukbasung. Bahkan, gubernur Mahyeldi merupakan pejabat daerah pertama yang baru dilantik Maret lalu, mengunjungi rumah sakit yang kini menjadi salah satu rumah sakit rujukan (khusus isolasi) pasien terpapar covid-19.

Dalam kunjungan ke rumah sakit tersebut, gubernur Sumbar yang didampingi anggota DPRD Sumbar Rinaldi, disambut Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, direktur RSUD Lubukbasung, Kadinas Satpol. PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra dan para pejabat daerah lain, menerima keluhan terkait kendala penanganan pasien covid-19, baik sarana pendukung, perangkat medis yang sangat vital dibutuhkan serta kurangnya tenaga medis.

Bahkan Pemkab Agam yang sudah merencanakan untuk memenuhi beberapa keperluan mendesak untuk penanganan pasien covid-19 itu, memanfaatkan anggaran dalam pos Biaya Tidak Terduga (BTT), masih terkendala secara administrasi, sehingga untuk menghindari masalah terkait pengaturan dana tersebut, Pemkab.Agam sudah mengajukan advis/nasehat untuk konsultasi pada BPKP, namun belum mendapat respon, padahal pengajuan sudah lebih dari 15 hari.

Terkait dengan hal itu, gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, seperti dilansir amcnews.com, menegaskan, pihaknya sudah mengingatkan BPKP untuk lebih cepat memberikan advice atau nasihat, agar nanti tidak menimbulkan masalah dalam penggunaan anggaran.

“Dalam penanganan musibah atau bencana, keperluan dana mendesak sangat tinggi, tapi ketika pertanggungjawabannya ini yang merepotkan,” sebut Mahyeldi.

Disebutkan, karena menghindari masalah terkait penggunaan anggaran Pemkab.Agam harus meminta advice ke BPKP, karena BPKP memang harus membantu pemerintah dalam persoalan ini,” kita juga sudah mengingatkan Dinkes Sumbar, untuk memback-up beberapa hal yang diperlukan di RSUD Lubukbasung, dalam kondisi seperti ini, “ sebut gubernur.

Mahyeldi juga mengharapkan, Pemkab.Agam, juga sudah menyediakan anggaran, dan sudah ada langkah-langkah sesuai nasehat dari BPKP, terkait penggunaannya juga mesti dilakukan pendampingan oleh kejaksaan.

Gubernur Sumbar itu berharap, tidak ada kendala dalam upaya penanganan pasien covid-19, terutama terkait dengan sarana pendukung dan hal-hal lain, ditengah gencarnya upaya pemerintah dalam menekan lonjakan kasus pandemic covid-19 saat ini.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top