alterntif text

Kaba Agam

Demi Kemanusiaan, Puskesmas Lubukbasung Ditutup Sementara

Lubukbasung, kaba12.com — Demi menyelamatkan seorang ibu hamil dan anaknya yang dinyatakan terpapar positif covid-19, sementara rumah sakit rujukan di Sumatera Barat tidak satupun yang bisa menampung proses persalinan sang ibu, akhirnya Dinas Kesehatan Agam bersama tim puskesmas Lubukbasung untuk membantu proses persalinan sang ibu.

Konsekuensinya, terhitung Kamis,(22/7) hari ini, operasional puskesmas Lubukbasung, baik untuk pelayanan rawat inap maupun pelayanan medis lainnya, dihentikan sementara dan puskesmas Lubukbasung ditutup sementara sampai hasil tes swab petugas medis yang melayani ibu hamil tersebut keluar.

Penutupan sementara operasional dan pelayanan medis di puskesmas Lubukbasung karena harus melayani ibu hamil yang akan melahirkan anaknya itu dibenarkan plt.Kadinas Kesehatan Yosefriawan waktu dikonfirmasi kaba12.com di Lubukbasung.

Baca Juga:  Jambore PKK Sumbar 2017 Resmi Dibuka

Dijelaskan Yosefriawan yang juga Asisten II Sekab.Agam itu, penutupan sementara pelayanan medis di puskesmas Lubukbasung sudah melalui persetujuan para pihak, termasuk Satgas Penanganan Covid-19 Agam, karena beragam pertimbangan.

Yosefriawan menambahkan, penutupan sementara itu, karena sebelumnya petugas kesehatan di puskesmas Lubukbasung melayani seorang ibu hamil yang akan melahirkan. Hasil tes awal rapid anti gen, dideteksi sang ibu positif covid-19, sehingga untuk penanganan proses persalinan, harus ditangani rumah sakit rujukan.

Sesuai keterangan dr.Heny, kepala puskesmas Lubukbasung pada plt.kadinas kesehatan Agam itu, pihaknya sudah berupaya berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit rujukan, mulai dari rumah sakit di Pariaman,kota Padang, Bukittinggi dan beberapa daerah lain di Sumar yang menyatakan rumah sakit rujukan covid-19 penuh.

Baca Juga:  DPRD Agam Gelar Paripurna Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019

Sementara di RSUD Lubukbasung yang juga tidak bisa menampung, karena dokter kandungan yang biasa bertugas justru juga terpapar positif covid-19, “ demi kemanusiaan,untuk menyelamatkan nyawa sang ibu dan anak dalam kandungan tersebut, tim medis puskesmas dibawah dr.Heny langsung menangani proses persalinan itu,”tegas Yosefriawan.

Namun ditegaskan, konsekuensinya, operasional pelayanan medis baik rawat inap maupun UGD terpaksa ditutup sementara, sampai hasil tes swab para tenaga medis yang menangani proses persalinan sang ibu keluar.

Baca Juga:  Ketua MUI : Mengebom Masjidil Haram Sama Saja Menegbom Umat Islam

“ Itu kondisinya, kami berharap masyarakat memaklumi, ini demi kemanusiaan. Dan kami sangat mengapresiasi langkah dan kebijakan yang diambil dr.Heny bersama tim medis di puskesmas Lubukbasung, “ungkap Yosefriawan.

Disebutkan, penutupan sementara operasional puskesmas Lubukbasung itu diberlakukan sampai hasil tes swab petugas medis yang bertugas melayani persalinan itu keluar, “ kami mohon doa dan dukungan masyarakat, agar proses persalinan yang ditangani lancar,sehingga sang ibu dan bayi yang dikandungnya dalam kondisi selamat dan sehat, “ ulas Asisten II Sekab.Agam itu.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top