alterntif text

Kaba Pemko Bukittinggi

Wali Kota Bukittinggi Dukung Konversi Bank Nagari ke Syariah

Bukittinggi, KABA12.com — Wali Kota Bukittinggi Erman Safar hadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Nagari yang dilaksanakan di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi, Selasa (22/06).

Rapat yang digelar dengan dua agenda utama yakni penggantian nama Bank Nagari dari PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat yang disebut dengan Bank Nagari dan progres konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah tersebut dipimpin langsung oleh Komisaris Utama Bank Nagari yang dihadiri oleh Gubernur Sumbar selaku pemegang saham pengendali dan diikuti oleh seluruh Walikota dan Bupati se Sumatera Barat.

Baca Juga:  Wali Kota Bukittinggi Hantarkan LKPJ Tahun Anggaran 2020

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan, bahwa Pemko Bukittinggi mendukung konversi bank nagari menjadi bank nagari syariah karena konsepnya sesuai dengan filosofi adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah.

“Pemko Bukittinggi sangat mendukung penuh konversi Bank Nagari menjadi Bank Nagari Syariah, karena market syariah terbuka lebar di tanah minang ini sebab sudah sesuai dengan filosofi adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah”, ujarnya.

Kemudian juga dikatakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah menyampaikan bahwa bisnis syariah lebih menguntungkan daripada konvensional.

“Ini adalah berita baik untuk bank nagari yang akan dikonversi ke bank syariah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bukittinggi Ukir Prestasi di Porsadin 2019

Erman juga menambahkan dalam RUPS itu ada beberapa hal yang diusulkan diantaranya tetap menjaga stabilitas bisnis bank nagari di masa transisi nanti dengan cara manajemen harus ditingkatkan, kemudian ada upaya memperluas market. Selanjutnya melakukan sosialisasi dan inovasi produk perbankan syariah sehingga bisa menjawab kebutuhan masalah – masalah keuangan ditengah masyarakat dan para pengusaha.

Selain itu Bank Nagari harus menjalin pendekatan -pendekatan kepada nasabah lama atau deposan untuk tetap menjadi nasabah loyal di bank nagari ketika dikonversi.

Baca Juga:  Setan Merah Ungguli Madrid 3-2 Lewat Adu Penalti

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan bahwa dua agenda yang dibahas pada RUPS tersebut baru hanya satu agenda yang disepakati oleh para pemegang saham sedangkan agenda kedua tentang konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah belum ada kesepakatan.

“Khusus untuk nama perusahaan daerah ini, pemegang saham sudah sepakat nama PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat diganti dengan nama PT Bank Nagari, sedangkan agenda kedua membahas tentang konversi Bank Nagari menjadi Bank Syariah belum ditetapkan karena belum ada kesepakatan dan ditunda sampai pertemuan berikutnya ,” ujarnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top