alterntif text

Kaba Terkini

Badai Terjang Tanjung Mutiara, Dua Warga Terluka

Tiku, kaba12.com — Dampak angin badai yang menerjang wilayah kecamatan Tanjung Mutiara, kabupaten Agam Selasa, (22/6) sore memicu serangkaian musibah di kabupaten Agam.

Seperti halnya di Jorong Banda Gadang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara dampak angin kencang menyebabkan pohon tumbang yang menghantam atap kedai milik Desta Warni, (48) dan menimpa kabel listrik di kawasan itu, sehingga mengenai dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas.

Dua pengendara sepeda motor yang terdampak masing-masing Siti Rakam,(48), ketua KSB Banda Gadang, yang menderita luka di bagian kepala belakang, sehingga mendapat 20 jahitan, dan Fajar, (24), yang menderita luka di bagian tangan dan kaki kiri. Saat ini, keduanya mendapat perawatan intensif di IGD Rumah Sakit Mutiara Biru,Tiku.

Baca Juga:  Pemkab.Agam Buka Seleksi 8 Posisi Eselon II

Musibah itu dibenarkan M.Lutfie, AR, Kalak.BPBD Agam yang mendapat laporan dari jajaran pemerintah nagari dan kecamatan Tanjung Mutiara, sehingga langsung menginstruksikan personilnya untuk turun ke lokasi kejadian.

Dijelaskan, terjangan angin kencang yang melanda wilayah Tanjung Mutiara Selasa sore, selain menyebabkan kedai warga dan 2 warga terluka karena hantaman kabel listrik sehingga terluka akibat terjatuh saat berkendara, terjadi sangat cepat.

Baca Juga:  Rekor Baca Kitab Kuning Akan Dicetak Pada Hari Santri

Untuk penanganan lebih lanjut, dua korban sudah mendapat perawatan di RS.Mutiara Biru, Tiku, dan tim gabungan penanggulangan bencana sudah bergerak ke lapangan untuk mengevakuasi pohon yang tumbang dan menimba kedai milik warga termasuk pembersihan material pohon yang menimpa kabel listrik di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Cuaca Tak Menentu, Warga Agam Diminta Waspada

Kalaksa.BPBD Agam itu, menghimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak potensi cuaca ekstrem yang kini sudah kerap terjadi di wilayah kabupaten Agam, pasalnya cukup banyak potensi ancaman yang dipicu oleh perubahan cuaca mendadak yang kerap terjadi saat ini.

“ Kami himbau seluruh masyarakat kabupaten Agam untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan buruk yang terjadi, mengingat mayoritas wilayah rawan terdampak bencana, “ harap M.Lutfie lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top