alterntif text

Kaba Agam

Warga Tanjung Raya Tolak Pengurangan KJA di Danau Maninjau

Maninjau, kaba12.com — Ratusan masyarakat Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam melakukan penolakan terhadap rencana pemerintah yang akan menata dan mengurangi jumlah keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau.

Penolakan itu disampaikan oleh sejumlah pengusaha atau petani KJA saat kegiatan Focus Group Discussion bersama Pemprov Sumatera Barat dan Pemkab Agam di kantor Camat Tanjung Raya, Senin (14/6).

Mereka menyampaikan aspirasi melalui spanduk yang dipasang di pagar kantor camat yang bertuliskan ‘Kami Menolak Pengurangan KJA di Danau Maninjau’ dan ‘Dengan KJA Kami Bisa Ciptakan Lapangan Kerja’.

Baca Juga:  4 tahun, DKP Catat 41.694 Ton Pakan Ikan Mengendap di Dasar Danau

Salah seorang pengusaha KJA di Danau Maninjau, Dodi Saputra mengaku keberatan atas rencana pemerintah yang akan menertibkan dan mengurangi KJA. Ia menyebut, jika KJA dihapus atau dikurangi hal ini dinilai kuat akan membunuh perekonomian masyarakat sekitar.

“Kalau KJA dikurangi, ini akan berdampak buruk terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Karena KJA merupakan ‘induak bareh’ untuk kehidupan kami,” kata Dodi kepada kaba12.com, Senin.

Ia menambahkan, dalam kegiatan pembersihan lingkungan danau nanti, diharapkan seluruh KJA di Danau Maninjau tidak diganggu dan dikurangi.

Baca Juga:  Pendataan KJA di Danau Maninjau Masih Dalam Proses

“Silahkan danau ini dibersihkan. Kita dari pengusaha bersama masyarakat juga mendukung upaya pembersihan danau dari pencemaran. Namun untuk KJA kita sangat berharap jangan sampai dikurangi,” ungkapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Salingka Danau Maninjau, Herman Tanjung berharap agar pemerintah tidak melakukan pengurangan atau penghapusan KJA dalam upaya penyelamatan danau.

Baca Juga:  Ribuan Ikan KJA di Danau Maninjau Kembali Mati Mendadak

“Kita berharap pemerintah tidak melakukan pengurangan KJA, karena jika dilakukan maka akan berefek pada sisi ekonomi masyarakat,” katanya.

Diketahui, Pemprov Sumbar bersama Pemkab Agam menggelar FGD tentang Mata Pencaharian Alternatif Masyarakat Salingka Danau Maninjau di aula kantor Camat Tanjung Raya, Senin. Kegiatan ini dihadiri oleh pengusaha/petani KJA, Walinagari, dan tokoh masyarakat.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top