Agam

Hadapi Dampak Pandemi Covid-19, Diskominfo Agam Dorong KIM Kelola Informasi

Lubukbasung, kaba12.com — Hadapi dampak pandemic covid-19 terhadap sektor ekonomi, Pemkab.Agam melalui Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Agam berperan aktif mendorong masyarakat, khususnya pengelola usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk mengelola informasi dengan optimal.

Pasalnya diera tekhnologi informasi saat ini, apalagi dampak pandemic covid-19, dimana aktivitas warga dibatasi untuk tidak melakukan transaksi secara langsung, membutuhkan kesiapan masyarakat khususnya UMKM untuk menguasai tekhnologi informasi dalam kegiatan ekonomi.

Hal itu disebutkan Bupati Agam diwakili Ir.H.Isman Imran, staf ahli Bupati Agam saat membuka
Sosialisasi UMKM dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19, di Aula Utama Kantor Bupati Agam, Kamis (10/6).

Baca Juga:  Tercepat di Sumbar, Dana Desa Tahap I-2021 di Agam Sudah Cair

Secara khusus, Bupati Agam mengapresiasi dukungan kegiatan yang digelar Diskominfo Agam untuk mendorong eksistensi UMKM ditengah terjangan badai pandemic covid-19, yang berdampak luar biasa terhadap sektor ekonomi saat ini.

Disebutkan, sosialisasi yang digelar merupakan salah satu bentuk respon yang dilakukan pemerintah, bahkan sebagai kerja kolaborasi seluruh OPD Pemkab.Agam dalam menghadapi dampak pandemic covid-19, khususnya dalam upaya mendorong tetap eksisnya UMKM sebagai penggerak roda ekonomi masyarakat saat ini.

Ditambahkan Isman Imran, pihaknya mengapresiasi terbentuknya kelompok informasi masyarakat (KIM) dan mendorong KIM untuk memanfaatkan tekhnologi informasi untuk pemberdayaan potensi ekonomi yang ada melalui UMKM,” keberadaan KIM sangat dibutuhkan dalam mengelola dan mendayagunakan informasi dan komunikasi serta berwiraswasta melalui perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), “jelasnya.

Baca Juga:  Disahkan Tepat Waktu, APBD Agam 2021 Rp.1,5 Triliun

Bahkan, plt.Kadinas Kominfo Agam itu berharap, KIM diharapkan menjadi solusi alternatif bagi masyarakat dalam mengatasi hambatan informasi bagi seluruh anggota kelompok maupun masyarakat sekitar dengan menyebarluaskan informasi yang bernilai positif.

Sementara sosialisasi TIK yang digelar Diskominfo Agam, seperti dijelaskan Jhoni Indra, plt.Sekretaris Diskominfo Agam, kegiatan itu dihadiri 34 orang peserta dari perwakilan KIM di kabupaten Agam yang bergerak dibidang seni-budaya, usaha perikanan, UMKM dan pariwisata itu, menghadirkan beberapa narasumber penting, diantaranya Nuzwizar Antoni, Wisyaswasra UPT Koperasi-Usaha Kecil Menengag-Dinas Koperasi dan UKM Sumbar.

Baca Juga:  Disdikpora Agam Larang Keras Penjualan Buku di Sekolah

Dijelaskan Jhoni Indra, sosialsiasi itu digelar sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Kabupaten Agam sebagai kabupaten cerdas (smart regency), yang membutuhkan peran aktif seluruh stakeholder, khususnya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

“KIM ini dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat, yang secara mandiri dan kreatif mengelola informasi untuk meningkatkan nilai tambah bagi kelompok tersebut,” ujarnya.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top