Kaba DPRD Agam

Agam Kembali ke Zona Orange, Novi Irwan : Saling Mengingatkan-Saling Menjaga

Lubukbasung, kaba12.com — Status kabupaten Agam yang kembali ke zona orange setelah sebelumnya berada di zona merah mendapat apresiasi dari ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan.

Ketua DPRD Agam yang secara intensif terus memantau perkembangan kasus covid19 di kabupaten Agam termasuk secara aktif mensosialsiasikan pentingnya mentaati protokol kesehatan pada masyarakat justru berharap kabupaten Agam bisa berada di zona aman, dengan resiko rendah penularan coivd19, yakni berada di zona kuning atau hijau.

Pasalnya, sesuai pernyataan Sekab.Agam M.Dt.Maruhun, seperti diberitakan kaba12.com kemarin, status kabupaten Agam yang sebelumnya, selama sepekan berada di zona merah dengan resiko tinggi penyebaran virus corona, terhitung sejak Minggu,(30/5) kembali naik ke zona orange dengan resiko sedang.

Baca Juga:  Humas DPRD Bukittinggi Kunjungi DPRD Agam

Namun, peningkatan status, masih relative rawan, karena poin peningkatan relative masih rendah, sehingga dibutuhkan upaya lebih maksimal, termasuk peningkatan peran aktif warga dalam penerapan protokol kesehatan harus lebih massif.

Seperti disebutkan ketua DPRD Agam Novi Irwan, melalui Hasneril Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam yang menyebut, peran aktif masyarakat dengan disiplin dan taat menjalankan protokol kesehatan menjadi penentu dalam upaya terus meningkatkan status daerah ke zona aman dari penularan virus corona tersebut.

Baca Juga:  Warga Kayu Pasak Rasakan Manfaat Irigasi Banda Padang Kudu

Novi Irwan berharap, semua unsur masyarakat harus lebih memaksimalkan perhatian, kepedulian bahkan pro-aktif bahkan harus ikut mengawasi aktifitas masyarakat, dengan mengingatkan sesama warga untuk selalu memakai masker, menjaga jarak aman dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

“ Perhatian, kepedulian dan sikap saling mengingatkan, menjadi kunci penting dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona, “sebut Novi Irwan lagi.

Bahkan ditegaskan, kunci penting untuk menekan laju kasus covid-19 di kabupaten Agam, sepenuhnya berada ditangan masyarakat, karena tanpa peran warga, berbagai upaya yang tengah dilakukan pemerintah saat ini bersama Satgas Penanganan Covid-19 Agam, takkan memberi efek apapun, “ harus diingat, masi saling menjaga untuk saling menyelamatkan, “ tegasnya.

Baca Juga:  DPRD Agam Gelar Paripurna Penanaman Modal

Dilain pihak, Novi Irwan berharap seluruh unsur terkait dalam penanganan pandemic covid-19 di kabupaten Agam untuk terus melakukan berbagai langkah-langkah penanganan di lapangan, dan memberi apresiasi luar biasa terhadap para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemic yang sudah lebih setahun menjarah dunia itu.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top