Kaba Agam

Agam Zona Merah Covid-19, Pelayanan Publik Ditertibkan

Lubukbasung, kaba12.com — Setelah dinyatakan masuk ke zona merah dengan resiko tinggi penyebaran covid-19, Pemkab. Agam akan menyisir berbagai lokasi pelayanan public yang mengundang banyak kerumunan warga.

Dijadualkan Selasa,(25/5) tim Satpol PP. Agam bersama Asisten I Sekab.Agam akan turun langsung ke beberapa lokasi untuk memantau dan menertibkan lokasi yang masih banyak mengundang kerumuman massa, tanpa menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa lokasi yang masuk dalam daftar pengawasan Satgas Penanganan Covid-19 Agam, terutama kompleks kantor Disdukcapil Agam yang melayani banyak masyarakat setiap hari kerja, juga di RSUD Lubukbasung, banyak antrian warga yang mengabaikan protokol covid-19, puskesmas dan pelayanan kesehatan lain, serta beberapa lokasi yang akan dipantau.

Baca Juga:  Jenderal Gatot Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI

Hal itu dibenarkan Rahman, Asisten I Sekab.Agam usai berdiskusi dengan M.Arnis, koordinator sosialisasi dan penertiban lapangan covid-19 dari Satpol.PP Agam terkait dengan upaya menindak –lanjuti instruksi bupati Agam terkait dengan upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di berbagai lokasi.

Dijelaskan, Satgas Penanganan Covid-19 Agam, dijadualkan secara marathon akan turun ke lapangan utnuk memantau aktivitas masyarakat termasuk area pelayanan public yang banyak melayani masyarakat.

Baca Juga:  Rabu Krida, Tim Gabungan Goro Massal Bersihkan Aliran Batang Antokan

“ Kita akan pantau langsung penerapan protokol covid-19 di berbagai titik, dan diharapkan, di lokasi pelayanan public yang dimiliki pemerintah sudah mentaati protokol covid-19, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona itu, “ sebut Rahman.

Disebutkan, pihaknya bersama tim Satpol.PP Agam akan meninjau berbagai lokasi yang selama ini menjadi sentral pelayanan terhadap masyarakat, dan akan langsung melakukan sosialisasi di lapangan tentang perkembangan kekinian kondisi di kabupaten Agam dan menghimbau masyarakat untuk meningkatkan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Minta Warga Ikut Perangi Pekat

“ Kami berharap, dengan makin intensifnya pengawasan dan sosialisasi di lapangan, akan bisa menekan laju penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 ditengah masyarakat. Peran semua pihak akan sangat menentukan, “ harap Rahman.

Lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Agam beberapa waktu belakangan berdampak terhadap naiknya status daerah ini ke zona merah. Tidak hanya penambahan kasus terkonfirmasi baru, jumlah warga kabupaten Agam yang meninggal dunia juga terus bertambah, rata-rata 1 orang pernah dalam sepekan terakhir.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top