Kaba Agam

Agam Masuk Zona Merah, Bupati Ingatkan Warga Taati Protokol Kesehatan

Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam Dr.Andri Warman, ingatkan masyarakat untuk betul-betul konsisten dalam mentaati protokol kesehatan. Disiplin masyarakat akan sangat menentukan upaya menekan lajut paparan virus corona yang beberapa waktu belakangan semakin tinggi di kabupaten Agam.

Bahkan, saat ini kabupaten Agam sudah masuk ke zona merah, dengan resiko tinggi penularan paparan, dimana saat ini, selain peran aktif dan disiplin masyarakat yang harus betul-betul lebih ditingkatkan, pemerintah bersama jajaran Forkopimda Agam juga akan melakukan langkah-langkah antisipasi di lapangan.

Pemkab.Agam sendiri, mulai Senin ini, sudah melakukan serangkaian langkah antisipasi,termasuk penyiapan sarana pendukung untuk mengantisipasi lonjakan kasus terkonfirmasi baru yang dikuatirkan akan semakin tinggi dan bisa berdampak terhadap aktifitas masyarakat.

Seperti dinyatakan Bupati Agam Dr. Andri Warman, dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanganan Covid-19 secara virtual, Minggu (23/5) di Rumah Dinas Bupati Agam Belakang Balok, Bukittinggi.

Ditegaskan, Pemkab.Agam bersama unsur Forkopimda Agam akan berupaya maksimal untuk menekan laju kasus terkonfirmasi baru, termasuk penanganan warga yang terpapar positif, termasuk berupaya untuk kembali keluar dari zona merah, sehingga aktivitas dan pelayanan terhadap masyarakat tidak terganggu.

“Kita punya komitmen bagaimana Covid-19 dapat berkurang, sehingga akan merubah zona merah menjadi orange bahkan zona kuning, tapi hal itu, sepenuhnya juga ditentukan masyarakat dengan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Kita selamat, semua selamat, “harapnya.

Sementara itu menurut M.Dt.Maruhun, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam yang juga Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, menjelaskan perkembangan terkini kasus virus corona di daerah.

Dijelaskan M.Dt.Maruhun, data per Minggu,(23/5) Kabupaten Agam dinyatakan Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar masuk zona merah, dengan indeks kasus 1,8 poin dengan resiko tinggi.

Dijelaskan, hingga Minggu, tercatat kasus positif di kabupaten Agam sudah 2.895 orang, dengan rincian pasien sembuh 2.568 orang, meninggal dunia 59 orang dan masih dalam penanganan medis sebanyak 268 orang.

Terkait dengan langkah penanganan covid-19, pasca dinyatakan masuk zona merah, dijelaskan M.Dt.Maruhun, Pemkab.Agam bersama jajaran Forkopimda Agam sudah melakukan serangkaian pembahasan langkah-langkah strategis dalam rapat via zoom metting Minggu malam, termasuk dengan menerbitkan kebijakan atau edaran bupati Agam terkait dengan ketentuan dan aturan yang akan dilaksanakan masyarakat saat berada dalam zona merah saat ini.

Ditegaskan, seluruh unsur Forkopimda Agam menyatakan akan memberi dukungan penuh terhadap keputusan dan kebijakan yang akan diterbitkan bupati Agam terkait dengan langkah dan ketentuan yang harus ditaati masyarakat saat berada dalam zona merah saat ini.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top