Kaba Terkini

Soal Aturan Salat Idul Fitri, Camat Tanjung Raya Himbau Warga Taati Intruksi Pemerintah

Maninjau, kaba12.com — Camat Tanjung Raya Handria Asmi menghimbau masyarakat agar tetap mematuhi dan mengikuti semua intruksi pemerintah terkait dengan aturan pelaksanaan salat Ied Idul Fitri 1 Syawal 1442 H.

Sebagaimana diketahui, pemerintah provinsi dan kabupaten telah mengeluarkan surat edaran tentang penyelenggaraan sholat Idul Fitri di masa pandemi Covid-19.

Dimana daerah dengan status zona merah dan orange atau daerah penyebaran Covid-19 tergolong tinggi, pelaksanaan sholat Ied Idul Fitri 1442 H dapat diselenggarakan di rumah masing-masing.

“Jadi, saat ini Kabupaten Agam berada di zona orange atau daerah penyebaran Covid-19 tergolong tinggi. Maka dari itu pemerintah mengambil kebijakan bahwa pelaksanaan salat Ied Idul Fitri di daerah zona orange dilaksanakan di rumah masing-masing, dengan tujuan mengurangi resiko penyebaran Covid-19,” kata Handria Asmi kepada kaba12.com, Selasa (11/5).

Baca Juga:  Sambut Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, Nagari Kapau Gelar Thaharah Mesjid

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan unsur Forkopimca, Walinagari, dan KUA untuk menyiasati aturan tersebut. Disamping itu, pihaknya juga menghimbau masyarakat agar bersama-sama mentaati intruksi surat edaran dari Gubernur Sumbar maupun Bupati Agam.

“Kita juga sudah perintahkan masing-masing Walinagari untuk menyampaikan secara maksimal ke masyarakat dan pengurus masjid terkait dengan surat edaran tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kube Sinar Rezeki Dinilai Provinsi

Lebih lanjut disebutkan, ia memahami bahwasanya kerinduan masyarakat umat Islam untuk melaksanakan sholat Ied Idul Fitri berjamaah di masjid ataupun di lapangan sangat tinggi. Namun dengan kondisi seperti ini, seluruh pihak harus bisa memaklumi dan mengindah semua aturan pemerintah agar pandemi segera berakhir.

“Makanya, kita bersama Forkopimca akan mensosialisasikan intruksi surat edaran tersebut, baik kepada Walinagari maupun pengurus masjid agar kita bersama-sama mengikuti semua arahan yang diberikan pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujar Handria.

Baca Juga:  Kopi Mos FC Buktikan Ketangguhan, Sabet Gelar Juara I TFC Cup I se-Sumbar

Terkait dengan penyelenggaraan takbiran nanti, pihaknya meminta kepada Walinagari dan unsur terkait untuk mengedepankan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.

Akan tetapi ia menyarankan agar pelaksanaan takbiran lebih baik digelar di masjid saja.

“Memang ada beberapa Nagari yang akan melaksanakan kegiatan takbiran keliling untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal, tetapi kita tetap menghimbau mereka untuk mengevaluasi kembali kegiatan itu. Namun, walau nantinya tetap digelar, kita meminta kepada pihak penyelenggara agar penerapan protokol kesehatan betul-betul dijalankan secara ketat,” katanya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top