Kaba Agam

Ribuan Ikan KJA di Danau Maninjau Kembali Mati Mendadak

Maninjau, kaba12.com — Ribuan ikan budidaya milik petani Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam kembali mengalami kematian massal, Minggu (9/5) kemarin.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi mengatakan, kematian ikan KJA secara mendadak itu terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Tanjung Raya.

Ia menyebut, kematian ikan disebabkan oleh berkurangnya kadar oksigen dalam air akibat naiknya tubo belerang dari dasar danau.

Disamping itu, kata Camat, faktor lain penyebab kematian ikan KJA adalah angin kencang disertai hujan yang melanda wilayah Kecamatan Tanjung Raya pada Minggu kemarin.

“Informasi yang kita dapat, kematian ikan KJA di Danau Maninjau terjadi dua lokasi berbeda yaitu di wilayah Nagari Koto Malintang, dan Nagari Tanjung Sani,” kata Handria Asmi saat dikonfirmasi kaba12.com, Senin (10/5).

Ia menambahkan, untuk di Nagari Tanjung Sani ikan KJA jenis nila yang mati itu terjadi di Sigiran dan Sungai Tampang. Sedangkan di Nagari Koto Malintang terjadi di Muko-muko dan sejumlah titik lainnya.

“Saat ini kami masih menunggu informasi dari penyuluh yang ada dilapangan terkait total kerugian yang dialami petani KJA dan jumlah ikan yang mati,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya menghimbau para petani KJA untuk melakukan langkah-langkah penanganan pasca kematian ikan, yaitu menguburkan bangkai ikan di darat dan tidak membuangnya ke danau.

Hal ini harus dilakukan agar bangkai ikan tersebut tidak menyebabkan pencemaran udara dan lingkungan Danau Maninjau.

“Kita himbau kepada petani KJA agar tidak membuang bangkai ikan yang mati ke dalam danau, karena dapat menggangu dan mencemari udara dan lingkungan sekitar,” jelasnya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top