Kaba Terkini

Update Kasus Covid-19 Agam, Tambah 17 Kasus-1 Meninggal

Lubukbasung, kaba12.com — Penambahan kasus positif covid-19 di kabupaten Agam beberapa waktu belakangan terus terjadi. Seperti halnya Selasa,(4/5) kembali terjadi penambahan 17 kasus positif baru, sehingga total kasus terkonfirmasi covid-19 di kabupaten Agam sudah mencapai 2.510 orang.

Yang memprihatinkan, Selasa ini, juga terjadi penambahan 1 warga kabupaten Agam yang meninggal dunia akibat keganasan virus corona itu, sehingga total warga Agam yang meninggal sudah mencapai 49 orang. Bahkan, dari beberapa hari terakhir, warga yang meninggal terus bertambah.

Sementara pasien sembuh dari paparan covid-19, masih relative kecil, dimana untuk Selasa ini, hanya sebanyak 5 orang, sehinga total pasien sembuh baru mencapai 2.198 orang.

Baca Juga:  Portugal Juara Grup A Piala Konfederasi

Kondisi itu dibenarkan Yosefriawan, plt.Kadinas Kesehatan Agam yang menjelaskan, sesuai update data harian covid-19 di kabupaten Agam, Selasa ini teradi penambahan 17 kasus positif baru masing-masing berasal dari kecamatan Lubukbasung 1 orang, dari kecamatan Banuhampu 1 orang,dari kecamatan IV Koto 6 orang, dari kecamatan Canduang 3 orang, dan dari kecamatan IV Angkek 6 orang .

Sementara pasien sembuh dari paparan covid-19 sebanyak 5 orang berasal dari kecamatan Lubukbasung 3 orang, dari kecamatan Tanjung Raya 1 orang, dan dari kecamatan Baso 1 orang, “ hari ini, juga bertambah 1 orang warga asal kecamatan IV Angkek yang meninggal dunia akibat keganasan virus corona itu, “ ungkap Yosefriawan.

Baca Juga:  5 Bunga Rafflesia Diprediksi Mekar Awal Juli

Dijelaskan, akumulasi data covid-19 di kabupaten Agam hingga Selasa ini, mencapai 2.510 orang, dengan rincian 2.198 orang sembuh, 49 orang meninggal dunia dan 263 orang dalam penanganan medis masing-masing 40 orang dirawat di beberapa rumah sakit dan 212 orang menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga:  Mobil Pustaka Dinas Arpus Kunjungi Puluhan Sekolah dan Puskesmas

Peningkata kasus terkonfirmasi baru covid-19 di kabupaten Agam itu, disebutkan Yosefriawan, yang juga Asisten II Sekab.Agam itu, diduga dampak melemahkan disiplin masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan, apalagi saat ini, aktivitas warga semakin tinggi selama Ramadhan, serta munculnya beberapa klaster baru dalam kegiatan pendidikan.

“ Kita berharap, masyarakat untuk berperan lebih aktif untuk saling menjaga, dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Selalu pakai masker, jaga jarak aman dan selalu rajin cuci tangan dengan sabun, “ harap Yosefriwan lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top