Kaba Terkini

Tracking 35 Praja IPDN Positif Covid-19, 615 Warga Kampus Jalani Tes Swab

Baso, kaba12.com — Tindaklanjut penanganan 35 praja IPDN Baso yang terkonfirmasi positif covid-19 Sabtu lalu, terus dilakukan jajaran terkait di Pemkab.Agam. Kamis,(22/4) ini, dilakukan tes swab terhadap 615 orang warga kampus tersebut.

Tes swab massal yang melibatkan seluruh personil puskesmas Baso, dibantu para petugas labor dari berbagai puskesmas yang berdekatan dengan wilayah kecamatan Baso itu, dilakukan sejak Kamis pagi dan diupayakan bisa tuntas hingga menjelang berbuka puasa nanti.

Baca Juga:  Kunker, DPRD Gunung Emas Bantu Korban Kebakaran

Tes swab massal untuk warga kampus IPDN Baso itu disebutkan pj.camat Baso Surya Wendri yang mendampingi petugas puskesmas Baso saat melakukan tes swab tersebut, menjelaskan, sesuai hasil tracking yang dilakukan tim puskesmas Baso bekerjasama dengan pihak kampus IPDN Baso tercatat sebanyak 615 orang warga kampus yang harus menjalani tes swab.

Dijelaskan, dari 615 orang tersebut dirinci sebanyak 368 orang praja dan 247 orang dari unsur pimpinan dan karyawan yang bertugas di kampus pendidikan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri tersebut.

Baca Juga:  Tanam Perdana 2.500 Bibit Alpukat, Walinagari: Target Bangun Kawasan Agrowisata Manggopoh

“ Proses tes swab massal masih berjalan dan diharapkan bisa segera tuntas, dan kita berharap, hasil tes seluruhnya negative, “sebut Surya Wendri.

Tes swab massal yang dilakukan jajaran puskesmas Baso menyusul dinyatakan positif 35 orang praja IPDN Baso hasil tes swab yang dilakukan pihak kampus bekerjasama dengan PT.Kimia Farma dimana sebelumnya, akhir Februari lalu, tercatat sebanyak 25 orang praja dinyatakan positif terkonfirmasi covid19 ditambah 2 praja lain, namun kondisinya saat ini sudah dinyatakan negative.

Baca Juga:  PT MMW Mitra Lubukbasung Perdana Berangkatkan Jamaah Umroh

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top