Kaba Terkini

Kampus IPDN Baso “ Lockdown “, 35 Praja Positif Covid19 – 600 Orang Akan Jalani Tes Swab

Lubukbasung, kaba12.com — Setelah melalui serangkaian pencocokan data, akhirnya Rabu,(21/4) Satgas Penanganan Covid-19 Agam umumkan, 35 Praja IPDN Baso dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19.

Dampak terpaparnya 35 praja tersebut, direncanakan 600 orang praja dan warga kampus IPDN Baso dijadualkan akan menjalani tes swab lanjutan. Kondisi ini dikuatirkan akan memicu “ledakan” yang lebih besar kasus covid-19 di kabupaten Agam.

Sebelumnya, Kabupaten Agam kembali geger ditengah kekuatiran ledakan kasus terkonfirmasi covid-19. Minggu,(18/4) diperoleh informasi, sebanyak 35 praja IPDN Baso dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19, saat ini mengantisipasi penyebaran virus corona, kampus IPDN Baso sudah di lockdown.

Geger 35 orang praja IPDN Baso yang dinyatakan positif tersebut, setelah sebelumnya pihak kampus bekerjasama dengan PT.Kimia Farma menggelar swab massal untuk seluruh praja IPDN tersebut, dan 35 orang dinyatakan positif.

Sebelumnya, akhir Februari lalu, terkuak informasi bahwa 25 orang praja IPDN tersebut sudah dinyatakan positif covid-19, namun data tersebut nyaris tak muncul ke public, termasuk dalam data Satgas Covid-19 Kabupaten Agam.

Baca Juga:  Nagari Kapau dan Nasi Kapau, Kebanggaan Nusantara dari Agam

Ledakan kasus baru covid-19 dan klaster baru covid-19 di kampus IPDN Baso itu dibenarkan plt.Kadinas Kesehatan Agam Yosefriawan dan kepala puskesmas Baso Fitri Yanti menjawab kaba12.com, Rabu,(21/4).

Dijelaskan Fitri Yanti, sesuai laporan pihak IPDN Baso, hasil swab masal yang digelar Kampus IPDN Baso bekerjasama dengan PT.Kimia Farman, tercatat sebanyak 35 orang terkonfirmasi positif covid-19, dan secara internal pihak kampus sudah melakukan langkah-langkah penanganan secara internal.

Bahkan, 35 orang yang terkonfirmasi, ulas kepala puskesmas Baso itu, sudah diisolasi dalam kompleks kampus memanfaatkan beberapa ruangan yang ada dalam kompelsk kampus tersebut. Sesuai data yang diperoleh pihak puskesmas Baso, dari 35 orang praja IPDN Baso yang terkonfimasi positif covid19 itu, tercatat sebanyak 14 orang praja putri yang diisiolasi di gedung DW sebanyak 9 orang dan di guest house sebanyak 5 orang.

Sementara untuk praja putra tercatat sebanyak 21 orang masing-masing diisolasi di kelas lantai atas, yakni di ruang kelas R1 sebanyak 5 orang, ruang kelas R2 sebanyak 5 orang, ruang kelas kelas R3 sebanyak 5 orang dan ruang kelas R4 sebanyak 6 orang.

Baca Juga:  Air Meluap Longsor Ancam Tanjuang Sani

Kampus IPDN Baso Lockdown

Sementara untuk mengantisipasi penyebaran covid19 keluar kampus, sejak Minggu kemarin, kampus IPDN Baso sudah dinyatakan ditutup (lock down), sementara aktivitas terbatas hanya diperbolehkan digelar dalam kampus.

Sementara, waktu dikonfirmasi kaba12.com, terkait dengan beredar kabar adanya 25 praja IPDN yang terkonfirmasi covid-19 akhir Februari lalu, dibenarkan kepala puskesmas Baso Fitri Yanti, sesuai hasil screaning pasca libur panjang lalu.

“ Saat ini tinggal 1 orang yang masih negative, selebihnya sudah dinyatakan sembuh, setelah dialakukan isolasi di klinik IPDN Baso,“ sebut kepala puskesmas Baso itu lagi.

Menyikapi ledakan kasus covid-19 di kabupaten Agam, termasuk di IPDN Baso itu, plt.Kadinkes Agam Yosefriawan, menyebutkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kampus untuk melakukan langkah-langkah antisipasi.

Yosefriawan merespon kebijakan lockdown lokal yang dilakukan kampus IPDN Baso untuk mengantisipasi penyebaran virus corona keluar kampus, “ namun kita akan pantau perkembangan kasus itu, “ tegasnya.

Baca Juga:  Malewakan Gala Direspon. Persiapan Maksimal Digelar

600 Orang Akan Jalani Tes Swab

Sesuai ketentuan dalam protokol kesehatan, dampak 35 orang praja IPDN Baso yang dinyatakan positif tersebut, direncanakan akan segera dilakukan tes swab untuk 600 orang praja dan warga kampus di Baso tersebut.

Menurut Fitri Yanti, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kampus untuk melakukan tes swab susulan, yang diharapkan dari jumlah yang akan diswab tersebut, tidak ada lagi tambahan kasus terkonfirmasi baru yang muncul.

“ Kita berharap, tidak ada yang luar biasa, mudah-mudahan tidak ada lagi yang positif, “ungkap Fitri Yanti berharap.

Ledakan kasus baru covid-19 di kabupaten Agam, Rabu,(21/4) menggegerkan banyak pihak, pasalnya hari ini tercatat 61 orang dinyatakan positif dan 2 orang meninggal dunia. Dari 61 kasus terkonfirmasi baru itu, 40 orang diantaranya berasal dari kecamatan Baso, yang 35 orang diantaranya adalah praja IPDN Baso.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top