Kaba Terkini

Warga Temukan Bunga Bangkai di Hutan Maninjau

Maninjau, kaba12.com — Seorang warga Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam menemukan sebuah bunga bangkai yang dilindungi di sekitar areal hutan beberapa waktu lalu.

Tumbuhan bunga bangkai spesies Amorphophallus ini ditemukan tumbuh oleh Jumardi warga sekitar ketika hendak menuju kawasan hutan. Bunga langka itu tumbuh di pinggir jalan setapak menuju hutan, atau persisnya berjarak sekitar 100 meter dari penginapan Bagoes View Cottage di kawasan perbukitan Monggong, Jorong Pasar Maninjau.

Baca Juga:  Penggantian Kerugian Tanah Untuk Embung Diserahkan

“Bunga bangkai ini saya temukan sekitar 1 bulan yang lalu ketika hendak menuju hutan. Pada saat ditemukan, kondisi bunga itu dihinggapi lalat layaknya seperti bangkai. Ukurannya diperkirakan berdiameter sekitar 50 centimeter dan tinggi 40 centimeter,” kata Jumardi kepada kaba12.com, Selasa (20/4).

Ia menambahkan, sayangnya bunga tersebut kini sudah layu dan membusuk sejak beberapa pekan terakhir. Namun Jumardi, kawasan tersebut biasanya banyak ditumbuhi oleh tumbuhan langka yang menyerupai bunga bangkai.

Baca Juga:  Sarpras Lengkap, Damkar Pemprov Sumbar Puji Damkar Agam

“Kawasan hutan disini memang sejak dulu sering ditemukan bunga bangkai. Namun warga sekitar hanya menganggap bunga tersebut merupakan tumbuhan biasa yang tumbuh di dalam hutan,” ujarnya.

Kendati demikian, ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga ekosistem hutan, terutama pada tumbuhan-tumbuhan langka seperti bunga bangkai.

Terpisah, Kepala BKSDA Resor Agam Ade Putra mengatakan, adanya keberadaan tumbuhan dari keluarga bunga bangkai (Amorphophallus) seperti bunga suweg (Amorphophallus Paeniifolius) di kawasan perbukitan hutan Monggong Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau itu merupakan salah satu indikator tanda kesuburan tanah, kesehatan udara dan lingkungan.

Baca Juga:  Piala WTN Untuk Warga Lubuk Basung

Selain itu, hal ini tentunya menjadi sebuah daya tarik masyarakat terhadap keunikan tumbuhan tersebut.

“Jika ditemukan adanya populasi tumbuhan langka, alangkah baiknya untuk dijaga dan dilestarikan sebagai bentuk kekayaan keanekaragaman hayati tumbuhan Indonesia,” katanya.

Bunga bangkai termasuk puspa yang dilindungi menurut Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top