Kaba Terkini

Agam Masuk Zona Bahaya Covid-19, Penerapan Prokes Melemah

Lubukbasung, kaba12.com — Kabupaten Agam masuk zona bahaya covid-19, bahkan secara nasional Sumatera Barat, sudah dinyatakan masuk sebagai salah satu daerah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga tanggal 3 Mei mendatang.

Kondisi ini diduga dampak dari lonjakan kasus terkonfirmasi baru covid-19 di Sumbar, termasuk di Kabupaten Agam yang dalam beberapa pekan terakhir terjadi lonjakan kasus yang signifikan.

Walau demikian, pantauan kaba12.com di lapangan, kegiatan masyarakat sendiri sama sekali tidak terpengaruh dengan lonjakan kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang terjadi, termasuk sudah dinyatakan ditutupnya kompleks MAN Pulai Lubukbasung, karena 9 warga sekolah tersebut dinyatakan positif terpapar covid-19.

Baca Juga:  Disiplin Prokes, Pjs Bupati Agam Apresiasi Ponpes Sumatera Thawalib Parabek

Bahkan yang mempritinkan, penerapan protokol kesehatan sama sekali sudah mengendor sejak lama, masyarakat dominan tidak memakai masker jika berada di luar rumah, termasuk anak-anak sekolah, baik SD, SMP maupun SMA yang ada di Lubukbasung.

“ Tidak ada ketegasan lagi di sekolah, hanya anjuran, memakai masker, bagi yang ingin memakai silahkan, bagi yang tidak juga tidak jadi persoalan lagi sekolah, “ ungkap beberapa siswa dari beberapa sekolah di Lubukbasung terkait dengan ketentuan memakai masker di sekolah.

Baca Juga:  Lupakan Qatar, Marquez Tak Mau Kendur di Argentina

Kondisi serupa juga terlihat di mayoritas mesjid dan tempat ibadah yang menggelar kegiatan ibadah selama Ramadhan, tidak ada ketentuan resmi penerapan protokol kesehatan,” kita tetap mengimbau jamaah tetap memakai masker, “ ungkap beberapa pengurus mesjid di Lubukbasung.

Bahkan bagi sebagian warga, covid-19 justru masih menjadi kabar per takut yang menurut mereka masih akal-akalan dan politik belaka, sehingga dari ragam isu ditambah bumbu-bumbu cerita, berdampak terhadap keengganan warga menerapkan protokol kesehatan.

“ Tidak ada covid-19, hanya isu-isu saja, lagipula tinggal kesadaran diri pribadi masing-masing, siapa yang takut terpapar, jaga diri, pakai masker.Siapa yang tidak, silahkan saja, lagipula, pengawasan dari pemerintah juga tidak ada lagi, tidak seperti dulu, “ ungkap Suarman, warga Padang Baru, kepada kaba12.com, Selasa sore.

Baca Juga:  BNPB Apresiasi Jambore Ke-IV PRB Provinsi Sumbar

Saat ditanyai kaba12.com terkait dengan ancaman dan keganasan virus corona yang bisa menyebab -kan kematian, dijawab lugas Suarman, “ sedang yang sudah divaksin saja, masih ada yang bisa terpapar pak. Saat ini, tinggal pribadi masing-masing, bagi yang tidak ingin terpapar virus corona, taati protokol kesehatan, bagi yang tidak, ya silahkan saja, “ ungkapnya berdalih.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top