Kaba Terkini

Aktifkan Satgas Covid-19 Nagari, DPMN Agam Bentuk 4 Tim

Lubukbasung, kaba12.com — Menyikapi perkembangan ledakan kasus terkonfirmasi covid-19 terkini di kabupaten Agam, jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Agam bergerak cepat dengan menginstrusikan seluruh walinagari di kabupaten Agam untuk siaga dan memantau pergerakan kegiatan masyarakat di wilayah nagari masing-masing.

Bahkan, DPMN Agam menginstrusikan agar seluruh pemerintah nagari di kabupaten Agam untuk kembali mengaktifkan posko Satgas Penanganan Covid19 nagari, dan melakukan berbagai langkah penanganan dan antisipasi penyebaran covid19 di nagari masing-masing.

Untuk memastikan beroperasinya posko Satgas Penanganan Covid-19 di seluruh nagari itu, DPMN Agam sudah membentuk 4 tim khusus yang akan diturunkan ke seluruh kecamatan dan nagari, yang dijadualkan mulai Selasa,(20/4) besok sudah bergerak ke seluruh nagari untuk berkoordinasi dengan jajaran pemerintah nagari terkait dengan upaya penanganan dan antisipasi penyebaran covid-19.

Baca Juga:  IPB Galang Kebersamaan, Gelar Berbagai Kegiatan

Hal itu dijelaskan H.Teddy Martha, kepala DPMN Agam menjawab kaba12.com Senin,(19/4) terkait dengan upaya pihaknya meredam laju pertumbuhan kasus terkonfirmasi baru covid-19 di seluruh nagari yang beberapa hari terakhir kembali memperlihatkan peningkatan.

Disebutkan Tedy Martha, pihaknya berupaya mendorong kembali diaktifkannya posko Satgas Covid-19 di seluruh nagari, karena diakuinya beberapa waktu belakangan, seluruh unsur di kabupaten Agam mulai kendor dalam pengawasan dan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga:  BNNP: Agam Jalur Merah Perlintasan Narkoba di Sumbar

Kondisi itu, dikuatirkannya akan berdampak luas bagi aktifitas masyarakat, terutama sejak diberlakukannya sekolah tatap muka, termasuk masuknya bulan suci Ramadhan dimana masyarakat sudah bisa menjalankan kegiatan ibadah shalat tarwih berjamaah, kegiatan pasa pabukoan dan kegiatan keramaian lain yang berpotensi menyebarkan covid19.

“Kita akui, beberapa waktu belakangan pengawasan melemah. Kondisi itu terlihat, berbagai aktivitas masyarakat tidak lagi memprioritaskan penerapan protokol kesehatan. Hal itu menjadi kekuatiran tersendiri, apalagi sejak meningkatnya kasus terkonfirmasi di kabupaten Agam, kami mendorong posko satgas covid19 nagari kembali aktif, “ jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Agam Sesalkan Kasus SMKN 2. Mesti Jadi Catatan Penting

Menjawab kaba12.com, terkait dengan dana operasional posko yang selama ini menjadi kendala di kabupaten Agam Tedy Martha menegaskan, di pemerintah nagari, sudah teralokasi dana kegiatan penanganan covid19 yang bisa dimanfaatkan pemerintah nagari, “ hal itu kita dorong optimal, agar upaya memutus rantai penyebaran covid19 bisa kembali optimal dilakukan, “ ulasnya.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top