Kaba Terkini

Dampak Ledakan Kasus Positif Covid19 di Agam, Walinagari Diminta Monitor Pergerakan Warga

Lubukbasung, kaba12.com — Dampak ledakan kasus terkonfirmasi positif covid19 di kabupaten Agam, menyusul beberapa hari terakhir, jumlah kasus positif semakin tinggi, bahkan mengancam posisi daerah ini kembali masuk ke zona merah, membuat berbagai unsur kini bereaksi.

Bahkan, secara khusus Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Agam H.Tedy Martha, langsung menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah nagari untuk pro-aktif dan mengawasi pergerakan kegiatan masyarakat di wilayah nagari masing-masing.

Malah dijadualkan, DPMN Agam bersama jajaran terkait bersama pemerintah nagari akan menggelar rapat koordinasi khusus untuk membahas perkembangan kasus pandemic covid19 yang kembali melonjak, karena dikuatirkan akan berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat yang saat ini mulai longgar.

Baca Juga:  Badan Hisab Rukyat Kemenag Agam Ukur Arah Kiblat Mushalla Al- Amin

Hal itu ditegaskan H.Tedy Martha, kepala DPMN Agam menyikapi perkembangan kasus terkini covid19 di kabupaten Agam yang kembali melonjak tajam. Dikuatirkan, kabupaten Agam kembali masuk ke zona merah, sehingga berbagai aktivitas masyarakat yang sudah nyaris normal saat ini akan kembali dibatasi dengan aturan yang lebih ketat.

Mengantisipasi hal itu, pihaknya sudah menyampaikan permintaan pada seluruh walinagari di kabupaten Agam, kembali mengingatkan masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan, selain memaksimalkan himbauan, juga mengawasi pergerakan masyarakat di lapangan, termasuk di pasa-pasa pabukoan, termasuk kegiatan ibadah di mesjid yang mesti menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga:  Bangun Lapangan Sepak Bola, Warga Garagahan Antusias

“ Kami mencoba mengantisipasi, dengan membangun peran aktif seluruh jajaran pemerintah nagari di kabupaten Agam, karena hal itu penting agar dampak ledakan kasus terkonfirmasi baru di kabupaten Agam, tidak berpengaruh terhadap berbagai aspek,” tegas Tedy Martha.

Disisi lain, untuk “mengamankan” di semua lini kegiatan di kabupaten Agam, pihaknya berharap, dalam moment bulan suci Ramadhan ini, seluruh unsur terkait di Pemkab.Agam juga bisa bersinergi dan bergerak bersama sesuai tupoksi masing-masing untuk mengingatkan masyarakat mentaati protokol kesehatan, serta langkah pengawasan intensif di lapangan, karena penerapan prokes itu sendiri betul-betul optimal, “ semua demi keselamatan masyarakat, “ tegas Tedy Martha.

Baca Juga:  Wisata Alam Tersembunyi di Nagari Tigo Koto Silungkang

Dampak ledakan kasus terkonfirmasi baru di kabupaten Agam yang membuat resah banyak kalangan, khususnya para tenaga medis itu, menjadi pembahasan hangat berbagai kalangan di kabupaten Agam sejak Sabtu tadi malam.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top