Kaba Pemko Bukittinggi

1786 KPM di Bukittinggi Terima BST Tahap XII dan XIII

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi, melalui Dinas Sosial, kembali menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis, di Kantor Pos Bukittinggi, Kamis dan Jumat (15/04).

Kepala Kantor Pos Cabang Bukittinggi, Laksmina Murni, menjelaskan, Bantuan Sosial Tunai (BST) ini merupakan bantuan dari Kemensos. BST sudah disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sejak April 2020 lalu.

“Pada awal pandemi dulu, mulai tahap I hingga III bantuan untuk KPM berjumlah Rp 600 ribu per bulan. Namun sejak tahap IV hingga XIII ini, KPM menerima Rp 300.000 per bulan. Untuk hari ini diserahkan bantuan untuk tahap XII dan XIII, Maret – April, karena dua tahap, KPM menerima Rp 600 ribu,” jelasnya.

Penerima sesuai jadwal yang ditetapkan, namun untuk beberapa kondisi penerima seperti, sakit berat, disabilitas atau berhalangan lainnya, pihak Pos akan mendatangi KPM tersebut. Informasi sementara, bantuan untuk tahap XIII ini merupakan BST terakhir. “Selanjutnya, belum ada keputusan apakah kedepan, bansos ini masih berlanjut atau tidak,” tambahnya.

Baca Juga:  Terkait Atribut dan Etika Demo, KAK Tuntut OPAKAI Minta Maaf

Kepala Dinas Sosial Bukittinggi, Linda Faroza, didampingi, Tati, Kabid rehabilitasi perlindungan sosial, menjelaskan, pemerintah melalui Kemensos tetap menyalurkan bantuan sosial tunai hingga bulan April 2021 ini. Dimana, memang bantuan ini disalurkan sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat dimasa pandemi covid-19.

“Alhamdulillah Kamis dan Jumat ini, kami dari Dinas Sosial bersama pilar sosial, dibantu PT. Pos, kembali menyalurkan BST kepada masyarakat yang masuk dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk periode Maret dan April ini, kita serahkan kepada 1786 KPM dengan jumlah bantuan Rp 300 ribu per KPM per bulan,” jelasnya.

Kadinsos memaparkan, untuk mendistribusikan BST dari APBN ini, pihaknya tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. Sehingga pendistribusiannya dilakukan bertahap selama dua hari, per kelurahan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Untuk kecamatan ABTB, terdapat 354 KPM, diserahkan pada hari Kamis (15/04). Untuk kecamatan Guguak Panjang terdapat 766 KPM yang diserahkan pada hari Kamis (15/04), kecuali Tarok Dipo yang diserahkan Jumat (16/04). Untuk kecamatan MKS terdapat 666 KPM yang diserahkan pada hari Jumat (16/04),” ujarnya.

Baca Juga:  RSAM Bukittinggi Diguncang Gempa, Gedung Utama Terbakar

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, BST menjadi salah satu perhatian pemerintah terhadap masyarakat, terutama bagi yang terdampak covid-19 dari segi ekonomi. Kriteria KPM, merupakan mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), tidak menerima bantuan sembako, tidak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Untuk periode bulan Maret dan April 2021, jumlah penerima BST yang ditetapkan sebanyak 1.786 KK. Dibandingkan dengan bulan Februari 2021, terdapat pengurangan sebanyak 91 KK. Menurut informasi dari Kementerian Sosial, akan ada penetapan penerima BST Tahap II untuk alokasi bulan Maret & April. Dengan demikian, penerima BST bulan Februari 2021 yang belum menerima undangan BST dari PT. Pos kemungkinan akan menerima undangan susulan. Sedangkan penerima BST bulan Februari 2021 sebanyak 1.884 KK. Terdapat 7 KK yang tidak mengambil BST karena telah pindah keluar Kota Bukittinggi dan sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  Mitra Go-Jek Diminta Tingkatkan Pelayanan, Menjaga Ketertiban dan Persatuan

“Kami berharap, bantuan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dasar sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. Semoga kita semua diberkahi Allah SWT,” ungkap Erman Safar.

Terkait infrormasi, BST yang diberikan pada tahap XIII ini merupakan BST terakhir, Wako juga telah menyampaikan kondisi terkahir masyarakat Bukittinggi kepada beberapa Kementrian terkait. “Kami sudah sampaikan kondisi ekonomi Bukittinggi. Dimana, masih banyak warga kita yang belum pulih dari dampak covid-19. Masih butuh bantuan. Semoga ada solusi nantinya dari Kementrian,” pungkasnya.

Penyerahan bantuan sosial itu, juga dihadiri Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar dan juga Camat Guguak Panjang, Syanji. Dalam kesempatan itu, Pemko terus mengimbau warga untuk ikut menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan serta tingkatkan pola hidup bersih dan sehat.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top