Kaba Terkini

156 KPM di Nagari Maninjau Terima BST Kemensos Tahap III dan IV

Maninjau, kaba12.com — Sebanyak 156 keluarga penerima manfaat (KPM) di Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, kembali menerima bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI, Sabtu (10/4). Ke- 156 KPM Nagari Maninjau itu mendapat bansos dua tahap sekaligus, yaitu tahap III dan IV di tahun 2021.

Proses penyaluran BST Kemensos tahap III dan IV dilaksanakan di kantor Pos Indonesia cabang Maninjau. Penyaluran bantuan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Masing-masing KPM diwajibkan memenuhi syarat untuk mendapat bansos tunai tersebut, yaitu memakai masker, membawa surat panggilan bansos, fotocopy KTP, fotocopy KK, KTP asli, dan KK asli.

Walinagari Maninjau melalui Wali Jorong Pasar Maninjau M Sidi Bagindo menyebutkan, pelaksanaan pembagian bansos tunai dari anggaran Kementerian Sosial RI itu disalurkan dua tahap sekaligus. Dimana per- tahapnya mereka berhak mendapat bantuan senilai Rp 300 ribu, untuk periode bulan Maret dan April 2021.

Baca Juga:  Pasca Bencana Banjir Bandang Galapung Dana Bantuan Capai Rp.317,3 juta

“Penyaluran BST ini dilakukan dua tahap sekaligus dengan nominal Rp 600 ribu per KPM. Pelaksanaannya dilakukan di kantor Pos yang didampingi oleh Wali Jorong terkait,” kata M Sidi Bagindo kepada kaba12.com.

Sidi menjelaskan, penerima BST Kemensos tahap III dan IV untuk Nagari Maninjau mengalami sedikit perubahan data. Dimana pada tahap sebelumnya terdapat 187 KPM yang menerima bansos tunai ini. Sedangkan untuk saat ini hanya 156 KPM. Dengan demikian setidaknya ada 31 KPM di Nagari Maninjau yang dikurangkan oleh pihak Kemensos RI.

Baca Juga:  KPU Agam Terima LPSDK Peserta Pemilu 2019

“Pengurangan ini dikarenakan Kementerian Sosial kembali melakukan verifikasi dan validasi data penerima pada bulan Maret lalu. Disamping itu, pengurangan juga disebabkan oleh permasalahan pada NIK masing-masing KPM. Sehingga penyaluran BST tahap sekarang adalah menggunakan data NIK yang sudah valid dengan Capil pusat,” ungkapnya.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tanjung Raya itu menambahkan, pengurangan data penerima bantuan tidak hanya terjadi pada BST Kemensos saja. Melainkan data penerima BPNT sembako dan PKH juga dilakukan pengurangan.

“Pengurangan data ini juga terjadi akibat banyaknya data yang tidak valid atau tidak sepadan dengan Capil Pusat. Namun, hingga kini belum ada arahan perbaikan NIK penerima yang tidak padan tersebut,” sebutnya.

Baca Juga:  Pengedar Sabu Diringkus, 11 Paket Diamankan

Disamping itu, ia juga mengatakan bahwa penyaluran BST Kemensos tahap III dan IV ini berkemungkinan merupakan bantuan yang terakhir di tahun 2021. Namun pihaknya juga belum mengetahui apakah ada tindak lanjut dari pemerintah pusat terkait penyaluran BST Kemensos.

“Informasi yang kita dapat dari Dinas Sosial bahwa BST Kemensos ini berakhir pada bulan April atau penyaluran periode tahap IV. Namun yang apakah ada tindak lanjut dari pemerintah nantinya, kita belum mendapatkan informasi secara detail,” kata Sidi.

Disisi lain, bagi masyarakat yang mendapat bantuan BST Kemensos ini diharapkan dapat digunakan sebaik-baiknya, terutama untuk meningkatkan ekonomi dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top