Kaba DPRD Agam

Tindak Lanjut Pembentukan DOB, Komisi I DPRD Agam Kunker ke Banuhampu

Banuhampu, kaba12.com — Komisi I DPRD Agam gelar kunjungan kerja ke Kecamatan Banuhampu, Kamis (8/4).

Kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Agam Syaflin, didampingi Wakil Ketua Komisi I Zulfahmi, para anggota Komisi Rinal Wahyudi dan Syafril yang disambut Plt. Camat Banuhampu Susi Karmila bersama seluruh walinagari se kecamatan Banuhampu.

Ketua Komisi I DPRD Agam Syaflin mengatakan, kunjungan kerja tersebut guna untuk mencari informasi terkait dengan tindak lanjut dari pembentukan DOB, dimana di Kecamatan Banuhampu masih ada beberapa nagari yang belum menyerahkan dukungan secara tertulis, karena itu merupakan salah satu persyaratan dari pembentukan DOB.

Baca Juga:  Pandangan Fraksi PAN Tentang Ranperda Pengelolaan BMD

“Tujuan kunjungan kita yakni ingin mengetahui sejauh mana persyaratan yang sudah dipenuhi oleh nagari- nagari di Kecamatan Banuhampu,” ujarnya.

Dijelaskan, dari 49 nagari di wilayah Agam Timur, baru 34 yang sudah menyerahkan dukungannya.

Baca Juga:  Fraksi Demokrat Minta Anggaran Terserap Maksimal

Dari 15 nagari yang belum terdapat 5 nagari di Kecamatan Banuhampu, yakni Nagari Padang Luar, Nagari Kubang Putiah, Nagari Sungai Tanang , Nagari Taluak, dan Nagari Ladang Laweh.

Plt.Camat Banuhampu, Susi Karmila mengatakan, dari 5 kecamatan yang belum tersebut ada dua nagari yang baru saja menyerahkan dukungannya yakni Nagari Padang Luar dan Nagari Sungai Tanang, serta tinggal tiga nagari di Kecamatan Banuhampu yang belum menyerahkan.

Baca Juga:  Diambil Sumpah, 45 Anggota DPRD Agam Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

Ketua Komisi I DPRD Agam, itu sangat mengharapkan tiga nagari yang belum tersebut dapat secepatnya menyerahkan dukungannya ke kecamatan.

“Tidak hanya dari Kecamatan Banuhampu saja, kita juga berharap seluruh nagari-nagari yang belum juga secepatnya menyerahkan ke kecamatan masing-masing, agar kita dapat menyerahkan ke tim peneliti UNAND, sehingga setelah itu kita dapat menggelar paripurna persetujuan antara bupati dan DPRD Agam,” ujarnya.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top