Bukittinggi

Musrenbang RKPD 2022, Wako Sosialisasikan “Great Bukittinggi”

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi gelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022. Kegiatan itu dilaksanakan di Balairung rumah dinas wali kota, Senin (05/04).

Kepala Bapelitbang Kota Bukittinggi. Rismal Hadi, menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan forum antar pemangku kepentingan dalam rangka membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah daerah. Musrenbang tingkat kota ini merupakan salah satu tahapan dalam rangka penyusunan RKPD Kota Bukittinggi tahun 2022.

Sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Dimana salah satu pendekatan yang dipakai dalam Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah, pendekatan secara Top Down dan Bottom Up Planning yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kelurahan sampai Tingkat Kota dan dilanjutkan ke tingkat Provinsi dan nasional.

Baca Juga:  Wako Minta Pol PP Kedepankan Pendekatan Penuh Keakraban

“Sebelumnya pada tanggal 2-11 Februari lalu, musrenbang tingkat kelurahan sudah diadakan di 24 Kelurahan dan dilanjutkan pada tanggal 15-16 Februari dengan musrenbang tingkat kecamatan di tiga kecamatan. Selanjutnya, hari ini dilaksanakan musrenbang Tingkat Kota,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rismal Hadi menjelaskan, hasil musrenbang tingkat kota ini akan dijadikan bahan penyempurnaan rancangan RKPD kota Bukittinggi tahun 2022.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, memaparkan, visi Kota Bukittinggi 2021-2026, menciptakan Bukittinggi hebat, berlandaskan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basansi Kitabullah. Visi itu dijabarkan dalam tujuh misi, hebat sektor peningkatan ekonomi kerakyatan, hebat dalam sektor pendidikan, hebat sektor kesehatan dan lingkungan, hebat dalam sektor kepariwisataan, seni budaya dan olahraga, hebat dalam tata kelola pemerinahan, hebat dalam sektor sosial kemasyarakatan dan hebat dalam sektor pertanian.

Baca Juga:  Wako Kunjungi Kampung Tageh Pakan Labuah

“Langkah konkritnya, kita upayakan membuat city branding ‘Great Bukittinggi’. Branding yang dimaksud untuk menyampaikan citra positif yang bermaksud untuk meningkatkan persepsi yang dimiliki dan dapat membantu meningkatkan daya saing Kota Bukittinggi secara keseluruhan. Tujuannya, menjadi sarana pemasaran yang baik untuk memperkuat identitas Bukittinggi. Kita menumpang pada nama besar Bung Hatta. Sehingga kedepannya, kita punya kebersamaan dalam penyebutan nama Bukittinggi,” jelas Erman Safar.

Great Bukittinggi atau Bukittinggi hebat itu, dikuatkan dengan adanya nilai budaya ABS-SBK, didukung kondisi geografis, dukungan bidang wisata. Selanjutnya Bukittinggi juga memiliki produk lokal, kuliner, sejarah dan tokoh yang mendunia.

Baca Juga:  Andre Rosiade Anggota DPR RI Tinjau Lokasi Bencana Galapung Bantuan Terus Berdatangan

Selain itu, wako juga menyampaikan bahwa beberapa langkah percepatan pembangunan, juga telah dilakukan. Pada rakor dengan pemerintah provinsi Sumbar, Pemko Bukittinggi juga mengusulkan kegiatan, diantaranya, pembangunan saluran induk Simpang Jambu Air, pembangunan TPA regional, penataan kawasan stasiun PT. KAI, pembangunan baru jembatan Ngarai Sianok dan revitalisasi Pasar Bawah.

“Selain itu, kami juga telah menemui Mentri Perdagangan, Mentri BUMN dan Mentri Kesehatan. Ini dilakukan untuk bagaimana menggaet dana dari pusat agar dapat membantu percepatan pembangunan di berbagai bidang di Kota Bukittinggi,” jelasnya.

Dalam paparannya, Wako juga menyampaikan rencana untuk pembangunan Stasiun Streed Food, Minangkabau Night Market, penataan Pasar Lereng, Revitalisasi Pasar Bawah, creative space dan sejumlah kegiatan lainnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top