Bukittinggi

Satres Narkoba Polres Bukittinggi Ringkus 6 Pemakai Sabu

Bukittinggi, KABA12.com — Satres Narkoba Polres Bukittinggi berhasil meringkus enam diduga pelaku penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Bukittinggi. Enam pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda pada dua hari berbeda, Rabu (31/03) dan Kamis (01/04).

Kapolres Bukittinggi, melalui Kasat Narkoba AKP. Aleyxi Aubeydillah, menjelaskan, penangkapan keenam tersangka, berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada aktifitas mencurigakan terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Tersangka pertama, SA (46) ditangkap di kawasan By Pass Aur Kuning, Rabu (31/03) sekitar pukul 19.00 WIB. Dari tersanga SA, didapat barang bukti berupa 0,2 gram sabu.

Selanjutnya, Satres Narkoba Polres Bukittinggi kembali mendapat informasi, terkait tindak pidana yang sama. Kemudian dilakukan penyisiran ke lokasi, masih di kelurahan Aur Kuning, diringkuslah tersangka ke dua, HS (39) dengan barang bukti 2,5 gram sabu.

Masih dihari yang sama, pukul 22.00 WIB, Satres Narkoba Polres Bukittinggi, kembali mendapat informasi dari masyarakat, tentang adanya pesta sabu di kawasan Bonjo Alam, Ampang Gadang. Petugas langsung menuju TKP dan menangkap tiga pelaku pemakai sekaligu pengedar sabu, R (40), A (50) dan UO (42). Dari tiga tersangka ini, diamankan barang bukti berupa sabu seberat 1,6 gram dan dua alat timbangan digital.

Kamis (01/04) dini hari sekitar pukul 02.30, Satres Narkoba Polres Bukittinggi kembali menangkap satu tersangka lainnya, AMJ (25). Oknum mahasiswa ini ditangkap di kelurahan Pulai Anak Aia, dengan barang butki berupa 4,33 gram Sabu.

“Jadi dalam beberapa jam, pihak Satres Narkoba Polres Bukittinggi berhasil menangkap enam pelaku tidnak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Bahkan empat diantaranya merupakan residivis daei kasus yang sama,” ungkap AKP. Aleyxi, Kamis (01/04).

Semua tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Bukittinggi. Keenamnya dikenakan pasal 114 subsider pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun kurungan penjara.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top
// Infinite Scroll $('.infinite-content').infinitescroll({ navSelector: ".nav-links", nextSelector: ".nav-links a:first", itemSelector: ".infinite-post", loading: { msgText: "Loading more posts...", finishedMsg: "Sorry, no more posts" }, errorCallback: function(){ $(".inf-more-but").css("display", "none") } }); $(window).unbind('.infscr'); $(".inf-more-but").click(function(){ $('.infinite-content').infinitescroll('retrieve'); return false; }); $(window).load(function(){ if ($('.nav-links a').length) { $('.inf-more-but').css('display','inline-block'); } else { $('.inf-more-but').css('display','none'); } }); $(window).load(function() { // The slider being synced must be initialized first $('.post-gallery-bot').flexslider({ animation: "slide", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, itemWidth: 80, itemMargin: 10, asNavFor: '.post-gallery-top' }); $('.post-gallery-top').flexslider({ animation: "fade", controlNav: false, animationLoop: true, slideshow: false, prevText: "<", nextText: ">", sync: ".post-gallery-bot" }); }); });