alterntif text

Agam

Padang Laweh Dilanda Bencana Angin Kencang, Pemkab Diminta Segera Bantu

Agam, KABA12.com — Daerah Bukittinggi dan Agam pada umumnya dilanda angin kencang, Rabu (31/04) hingga Kamis (01/04) dini hari. Akibatnya, banyak rumah warga dan fasilitas umum yang rusak.

Salah satunya di daerah Padang Laweh, kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam. Laporan dari KSB Nagari setempat, menyebutkan akibat angin kencang, banyak berdampak pada kerusakan rumah warga.
Kerusakan yang terjadi, diantaranya, 1 Masjid rusak ringan, atap masjid terangkat, 1 MDA mengalami rusak ringan, karena sebagian atap terbawa angin. 2 buah tiang listrik tumbang/patah. 1 unit rumah rusak berat daatar dengan Tanah. 13 unit rumah rusak sedang, atapnya terbawa angin. 2 unit warung rusak sedang, karena atapnya terbawa angin. 5 unit rumah rusak ringan, karena sebagian atap terbawa angin.

Baca Juga:  Pemkab Agam Kembali Peroleh BSPS Tahun Ini

Karena kejadian itu, pihak nagari dan masyarakat menutup akses jalan yang terhalang dengan kabel listrik dan pohon tumbang.

Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, Ade Ria, yang juga putri nagari Sungai Pua, menyampaikan keprihatinannya atas bencana alam itu. Namun demikian, ia meminta pemerintah kabupaten Agam melalui dinas terkait, untuk segera memberikan bantuan, seperti evakuasi dan bantuan lainnya.

Baca Juga:  Pengendalian Inflasi Bukittinggi Disorot Kalsel

“Kami turut prihatin atas kejadian ini. Kami berharap warga yang tertimpa musibah agar sabar dan tetap waspada. Kami juga telah meminta dinas terkait untuk segera memberikan pertolongan atau bantuan secara maksimal. Permintaan kami ini juga telah direspon langsung oleh dinas terkait. Untuk itu kami ucapkan terima kasih juga kepada Pemkab Agam,” ujarnya.

Baca Juga:  Angin Kencang, 3 Rumah Rusak Parah Diterjang Badai

Angin kencang memang melanda Bukittinggi dan Agam sekitarnya dari Rabu hingga Kamis dini hari. Banyak phon tumbang dan sejumlah rumah warga, serta fasilitas umum, juga mengalami kerusakan dari rusak ringan, sedang dan berat.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top