Kaba Terkini

Cuaca Ekstrem Masih Intai Wilayah Agam, Warga Diminta Waspada Berada di Pantai

Tiku, kaba12.com — Masyarakat kabupaten Agam diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul masih terjadinya cuaca ekstrem di mayoritas wilayah ini. Khusus warga yang beraktivitas di tepian pantai, diharapkan untuk betul-betul menyikapi perubahan cuaca dengan baik termasuk menghindari mandi-mandi jika cuaca buruk.

Sementara untuk menghindari kemungkinan buruk, kalangan nelayan diharapkan waspada, menyusul kerap berubah mendadaknya cuaca di wilayah perairan laut beberapa hari belakangan.

Harapan itu disampaikan M.Dt.Maruhun, selaku kepala BPBD Agam menyikapi perubahan cuaca yang kerap berpotensi merugikan masyarakat, termasuk mengancam keselamatan warga yang menjalankan aktivitas di berbagai lokasi.

Seperti halnya, musibah yang dialami 3 pelajar asal Pakan Kamih, kecamatan Tilatang Kamang, Minggu,(21/3) sore, yang terseret ombak besar, pasca terjadinya perubahan cuaca di wilayah pantai Pasie Tiku, Nagari Tiku Selatan, kecamatan Tanjung Mutiara tersebut.

Baca Juga:  2 Rumah di Lereng Marapi Terbakar

Informasi terkini yang diperoleh kaba12.com, 3 pelajar yang sempat dihanyutkan gelombang setelah diterjang ombak besar saat mandi-mandi di tepi pantai Pasia Tiku menggunakan pelampung, malam ini sudah berada di kediaman masing-masing dengan selamat.

Baca Juga:  LOMBA UNIK ISI HUT RI ke 71 di AGAM

Disebutkan M.Dt.Maruhun, saat ini perubahan cuaca kerap memicu ragam musibah yang sangat rawan berdampak terhadap manusia, sehingga kewaspadaan dan kesiapsigaan semua unsur harus betul-betul dikedepankan.

Sekab.Agam itu, mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih pada aparat kepolisian dan TNI bersama kalangan nelayan di Tiku yang bergerak cepat membantu 3 pelajar yang dihanyutkan gelombang besar ke tengah laut tersebut, sehingga korban bisa dihindari.

Selain meminta masyarakat untuk waspada, M.Dt.Maruhun, menginstruksikan jajaran terkait di lapangan untuk lebih siaga dan bergerak cepat jika ada hal-hal yang berpotensi merugikan masyarakat, “ kita semua harus siaga, karena pola cuaca yang kerap berubah ekstrem, sementara aktivitas masyarakat justru semakin tinggi, khususnya di kawasan wisata yang banyak dikunjungi, “harap M.Dt.Maruhun lagi.

Baca Juga:  Kantor Go-Jek Bukittinggi Ditutup

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top