Kaba Terkini

IRT Kerupuk di Lubuk Basung Kesulitan Dapatkan Bahan Baku

Lubukbasung, KABA12.com — Industri rumah tangga (IRT) kerupuk ubi di Lubukbasung, Kabupaten Agam kesulitan untuk mendapatkan singkong sebagai bahan baku pembuat kerupuk.

Menurut salah seorang pemilik industri rumah tangga, Mis (51), Minggu (31/1), jatah singkong dari pedagang setiap minggu hanya satu goni dengan berat 60 kilogram.

Baca Juga:  Tanjung Mutiara Gelar Razia Petasan

“Harga singkong itu Rp200 ribu sampai Rp250 ribu per karung dan harga sebelumnya hanya Rp150 ribu per karung,” sebutnya.

Ia mengatakan, singkong itu diperoleh dari Kabupaten Padang Pariaman, Pasaman, Pesisir Selatan dan luar Sumbar. ‘’Singkong itu, dipesan terlebih dahulu beberapa kepada pedagang. Kalau tidak dipesan, maka saya tidak akan mendapatkan singkong itu,” katanya.

Baca Juga:  Potensi Manggis Palembayan Menjanjikan, Keltan Tunas Harapan Gelar Pemupukan Perdana

Sementara pemilik industri rumah tangga lainnya, Warni (50) menambahkan singkong itu dihaluskan menjadi kecil menggunakan mesin dan setelah itu dicetak. Setelah itu, kerupuk tersebut dijemur menggunakan sinar matahari di halaman rumah.

Ia mengakui kerupuk itu dijual ke pedagang pengumpul yang akan di pasarkan ke pasar tradisional di daerah itu dan sampai luar Sumbar dengan jumlah 50 lembar dijual ke pedagang pengumpul Rp13.000. “Kerupuk yang sudah jadi dijemput langsung pedagang pengumpul setiap dua kali per minggu,” ujarnya.

Baca Juga:  Manggis Gantiang Tiga Besar Kelurahan Berprestasi Sumbar 2019

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top