Kaba Terkini

Kesadaran Masyarakat Meningkat Terapkan PHBS, Kasus Diare di Agam Turun

Lubukbasung, KABA12.com — Jumlah penderita penyakit diare akut di Kabupaten Agam pada 2020 menurun signifikan dibanding 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Agam, Tri Pipo, Sabtu (16/1), turunnya kasus diare akut di Kabupaten Agam karena meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Seperti jamban sehat, dan lainnya.

Baca Juga:  Hari Terakhir Grebek Sahur Ramadhan 1422 Hijriah, Tim II Penuh Haru di Kediaman Marjusni

“Apalagi sejak pandemi Covid-19, sehingga masyarakat lebih ekstra menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan tempat tinggal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, diare menjadi salah satu penyakit yang tergolong tinggi di Kabupaten Agam. Tercatat, kasus diare di Agam pada 2019 sebanyak 10.914 turun drastis menjadi 5.531 kasus.
Penurunan kasus itu berbanding lurus dengan menurunnya juga jumlah pengunjung ke puskesmas -puskesmas di Agam.

Baca Juga:  Pekerja Galian Air Palyja Tewas Tertimbun Longsor

Pasalnya selama 2020 jumlah pengunjung yang datang berobat ke puskesmas sebanyak 327.317. Jumlah itu jauh berkurang dibanding 2019 sebanyak 493.648. Salah satu penyebabnya adalah karena virus corona.

Jumlah kasus itu, diperoleh berdasarkan laporan dari kunjungan setiap bulannya di seluruh puskesmas di Kabupaten Agam.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Puji Bupati Indra Catri Sukses Jalankan Strategi Pangan Saat Pandemi Covid-19

Pipo juga berharap masyarakat tetap menerapkan PHBS di dalam kehidupan sehari-hari, karena dengan penerapan PHBS dapat mencegah penyakit menular maupun tidak menular.

“Dengan PHBS membantu meningkatkan daya tahan tubuh kita, tentu akan terhindar dari penyakit,” katanya.

(Lusi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top