Kaba Terkini

Penerima PKH di Agam Berkurang 463 KPM

Lubukbasung, KABA12.com — Penerima bantuan program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Agam, berkurang dari 15.707 keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2020 menjadi 15.244 pada 2021.

Menurut Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Agam, Arfi Yunanda, Sabtu (10/1), berdasarkan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia pada awal 2021, penerima PKH itu berkurang 463 KPM tersebar di 16 kecamatan.

Ia mengatakan penyebab berkurangnya KPM akibat mengundurkan diri sebagai penerima PKH atau graduasi. Setelah itu tidak masuk komponen PKH seperti tidak ada ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas, penderita TBC dan lanjut usia.

Baca Juga:  Pengurus GENPI Tanahdatar Dikukuhkan

“Penerima PKH itu setiap tahun berkurang di Agam. Pada 2020 penerima PKH berkurang dari dari 16.327 KPM pada 2019 menjadi 15.707 KPM pada 2020 atau 620 KPM,” sebutnya.

Bantuan PKH yang dilakukan pada Januari, April, Juli dan Oktober 2021 itu disalurkan melalui BNI, BRI, Mandiri dan BTN.

Baca Juga:  BUPATI PIMPIN UPACARA PENURUNAN BENDERA DI AGAM

Ia merinci, bantuan PKH yang diterima setiap orang seperti, ibu hamil sebesar Rp2,4 juta per tahun, anak usia dini Rp2,4 juta per tahun, anak SD Rp900 ribu per tahun, SMP Rp1,5 juta per tahun, SMA Rp2 juta per tahun, disabilitas berat Rp2,4 juta per tahun dan lanjut usia Rp2,4 juta per tahun.

Dana yang diterima KPM tergantung tanggungan yang dimiliki sesuai dengan indek PKH dan dana itu langsung dikirim ke rekening penerima setiap satu kali tiga bulan.

Baca Juga:  Ini Upaya BPPKB Agam Untuk Mengurangi Kasus KDRT

Dijelaskan, Program Keluarga Harapan (PKH) ini untuk mengurangi dan memutus mata rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan dari kelompok paling miskin.

“Tujuan ini berkaitan langsung dengan upaya mempercepat pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs),” tambahnya.

(Ardi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top