Pariwara Pemko Bukittinggi

Budayakan Mengenal Bung Hatta, Disdikbud Gelar Berbagai Lomba Virtual

Bukitinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi, terus berupaya mengenalkan dan menumbuhkembangkan rasa kecintaan terhadap sosok Bung Hatta. Sang proklamator Indonesia, berasal dari Bukittinggi dan selalu jadi sorotan dunia.

Kini, untuk mengenang perjuangan serta kehidupan Bung Hatta, Pemko terus mempertahankan peninggalan sejarah Sang Proklamator, serta beberapa fasilitas umum dan negara yang diberi nama Bung Hatta. Sebut saja, rumah kelahiran Bung Hatta, Patung Bung Hatta, Istana Negara Bung Hatta dan Perpustakaan Nasional Bung Hatta.

Peninggalan sejarah tersebut, tentu dapat menjadi sarana untuk generasi muda penerus bangsa untuk lebih terus mengenang sosok Bung Hatta sebagai Tokoh Proklamator Kemerdekaan Indonesia. Bukittinggi tentu bangga telah menjadi kota kelahiran Wakil Presiden Pertama Indonesia itu.

Tidak sampai disitu saja, Pemerintah Kota Bukittinggi, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), juga telah menyusun berbagai program, untuk meningkatkan ketertarikan generasi muda dalam mengenal sosok Bung Hatta. Diantaranya dengan menggaungkan museum rumah kelahiran Bung Hatta, yang tak pernah luput dari kunjungan baik pelajar Bukittinggi maupun pelajar, mahasiswa hingga wisatawan dari luar daerah.

Salah satu upaya yang akan dilaksanakan Bidang Kebudayaan Disdikbud Bukittinggi, mengadakan sejumlah perlombaan secara virtual di masa pandemi. Tujuannya, bagaimana memberikan kesempatan pada pelajar maupun masyarakat umum untuk berkreasi dan mengenal Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Bukittinggi, Dwi Ningrum Setyani, menjelaskan, berbagai perlombaan ini, dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Museum pada tanggal 12 Oktober, Hari Pahlawan 10 November dan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke 236 pada tanggal 22 Desember 2020.

“Lomba virtual yang sedang dilaksanakan, Lomba Foto Selfie Museum dan Cagar Budaya, Lomba Menulis Museum Rumah Bung Hatta dan Keteladanan Bung Hatta, Lomba Bercerita Bung Hatta. Tiga lomba virtual ini, akan berakhir pada 5 Desember 2020. Sedangkan untuk Lomba Melukis Bung Hatta, telah dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi, Melfi Abra, menyampaikan, musem merupakan lembaga non profit yang salah satu fungsinya sebagai saraan atau media pendidikan. Sebagaian besar koleksi museum dapat dikategorikan sebagai benda bersejarah, memiliki niali seni atau arti penting bagi bangsa.

“Saat ini diakui memang membudayakan untuk mengenang sejarah melalui musuemn menjadi tantangan sendiri bagi pemerintah. Untuk itu, salah satu cara melestarikan, mensososialisasikan serta menumbuhkan budaya mengenal para pahlawan dan mengunjungi museum, dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan. Sehingga dapat mengenalkan dan mendekatkan museum dalam kehidupan masyarakat. Salah satu yang ada di Bukittinggi, yakni Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta,” jelas Melfi.

Untuk lomba foto selfie museum dan cagar budaya, terbuka untuk umum, dengan cara, peserta mengunjungi museum atau cagar budaya di Kota Bukittinggi, ambil foto objek dan foto selfie/wefie dengan objek tersebut serta beri caption dan deskripsi tentang objek itu. Follow, mention, like, tag IG dan FB @bukittinggiculture dan kirim ke panitia. Batas akhir upload foto pada tanggal 5 Desember 2020 dengan total hadiah Rp 18 Juta.

Lomba Menulis Museum Rumah Bung Hatta dan Keteladanan Bung Hatta, peserta tingkat SD/sederajat dan tingkat SMP/ sederajat. Lomba tidak dipungut biaya dan batas waktu lomba hingga tanggal 5 Desember 2020. 
Peserta mengunjungi Museum rumah Kelahiran Bung Hatta (RKBH), peserta memilih salah satu topik, tentang museum RKBH atau tentang keteladanan Bung Hatta. 

Tulisan merupakan karya sendiri dan hanya mengirimkan satu tulisan per peserta. Tingkat SD panjang maksimal dua halaman kwarto dan boleh tulisan tangan, sedangkan tingkat SMP panjang maksimal empat halaman kwarto, diketik dengan spasi 1,5 jenis huruf calibri ukuran 11, ukuran kertas A4, margin semua sisi 3cm. Naskah diunggah atau di upload ke google form panitia : http://bit.iy/3eC96Pq.

Lomba bercerita Bung Hatta, dapat diikuti tingkat SD, SMP dan SMA. Peserta memiliki akun medsos Instagram atau Facebook yang aktif dan boleh menggunakan akun orang tua murid. Peserta membuat video menggunakan smartphone, dengan bercerita tentang Bung Hatta berdurasi maksimal 8 menit. Video harus berlokasikan di Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta. Video juga paling lambat diunggah pada tanggal 5 Desember, dengan total hadiah Rp 8 juta.

Lomba melukis Bung Hatta, pendaftaran telah ditutup. Pemenang lomba untuk tingkat SD. Juara 1, Heykal Fadhila Mudzakhi dari SDN 03 Pakan Kurai. Juara 2, Akhdan Herizon dari SDN 10 ATTS. Juara 3, Alya Nabila Satya Yahya, dari SDN 07 Teladan.

Secara lengkap, bagi masyarakat yang berminat dapat mengakses tautan : https://bit.ly/2JFTFKy.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top