Kaba Terkini

Muaro Putuih “Diisolasi” Banjir, Warga Gunakan Sampan Untuk Transportasi

Tiku, kaba12.com — Sebagian wilayah Nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara yang sejak dua hari terakhir masih direndam banjir kiriman- memicu beragam masalah ditengah masyarakat.

Saat ini, aktivitas masyarakat nyaris lumpuh menyusul makin tingginya tumpahan banjir yang merendam mayoritas wilayah Nagari Tiku V Jorong, khususnya di wilayah Muaro Putuih, Masang, Gadih Angik, sampai ke perbatasan wilayah kecamatan Lubukbasung.

Bahkan, mayoritas warga terisolasi oleh banjir, karena tidak beraktivitas apa-apa, karena kawasan pemukiman dan areal perkebunan sawit digenangi banjir kiriman akibat itensitas hujan yang sangat tinggi beberapa waktu belakangan. Untuk berhubungan dengan “dunia luar” warga terpaksa menggunakan sampan untuk mencapai lokasi yang tidak digenangi banjir sampai ke Ujuang Labuang, Nagari Tiku V Jorong.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Cimuntu Muncul di Balai Salasa

Kondisi itu dibenarkan Weri Ikhwan, Kasi.PEM Tanjung Mutiara yang meninjau lokasi banjir di Muaro Putuih, Sabtu,(28/11) sore.

Disebutkan Weri Ikhwan, ancaman banjir kiriman sebelumnya sudah diprediksi pihaknya, karena sudah menjadi langganan tiap musim penghujan, apalagi jika curah hujan tinggi di wilayah Lubukbasung, Ampek Nagari dan Palembayan.

Baca Juga:  Program Ketahanan Pangan Jadi Motivasi Pacu Kualitas

Bahkan diperkirakan, banjir kiriman masih akan bertahan, mengingat curah hujan masih tinggi, apalagi air laut sedang pasang, sehingga aliran sungai-sungai besar yang berasal dari wilayah hulu di tiga kecamatan yang bermuara ke wilayah Tiku itu,masih berpotensi mengirim debit air yang sangat besar ke hilir sampai ke muara.

Baca Juga:  59 Kelompok Dasawisma Sudah Terbentuk di Malalak

“ Kita sudah waspadai hal itu dan meminta warga untuk bersiaga akan ancaman banjir kiriman tersebut, “ ulasnya.

Saat ini, pihaknya bersama unsur Forkopimca Tanjung Mutiara sudah turun ke lapangan untuk membantu warga, termasuk mengevakuasi warga yang pemukimannya terendam banjir ke lokasi yang lebih aman.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top