Bukittinggi

Lima Moge Penganiaya Anggota TNI Tidak Punya Surat Lengkap

Bukittinggi, KABA12.com — Lima unit Motor Gede (Moge) yang disita Polres Bukittinggi terkait kasus penganiayaan dua anggota TNI yang dinas di Kodim 0304/Agam, tidak memiliki surat kendaraan yang lengkap.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, membenarkan, bahwa memang ada lima kendaraan yang disita, karena tidak memiliki surat-surat keabsahan kendaraan.

“Ada 24 kendaraan yang disita di Polres Bukittinggi, 21 kendaraan jenis Harley Davidson, 2 kendaraan jenis Yamaha X-max, dan 1 kendaraan jenis KTM, dimana 5 diantaranya tidak memiliki surat kendaraan yang lengkap,” terangnya, saat jumpa pers, Sabtu (07/11)

Baca Juga:  Besok, Bawaslu Bukittinggi Tertibkan APK Pemilu

Untuk penyelidikan lebih lanjut ulas Dody Prawiranegara, Polres Bukittinggi akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait surat-surat kendaraan tersebut, jika benar tidak ada suratnya maka berkemungkinan kendaraan tersebut termasuk kendaraan bodong dan akan diproses lagi.

Baca Juga:  PT. Taspen Bantu Pemko Bukittinggi 50 Komposter Untuk Kurangi Timbulan Sampah

“Terkait satu tersangka yang merupakan anak dibawah umur yang kini berstatus anak berhadapan dengan hukum saat diminta surat izin berkendara yang bersangkutan menunjukan SIM-nya. Namun, sesuai akta dan KK anak tersebut merupakan anak dibawah umur,” jelasnya.

Baca Juga:  BPBD Bukitttinggi Himbau Tingkatkan Kewaspadaan

Dody Prawiranegara menambahkan, soal dugaan adanya pemalsuan data, saat ini sedang dilakukan proses oleh yang mengeluarkan SIM tersangka anak dibawah umur tersebut.

“Tidak ada penangguhan penahanan bagi tersangka yang terlibat kasus penganiayaan secara bersama-sama terhadap anggota Kodim 0304/Agam itu, seluruh proses hukumnya sudah berjalan sesuai aturan,” tukasnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top