Kaba Terkini

Hujan Lebat Picu Bencana Longsor di Beberapa Titik di Tanjung Raya

Tanjung Raya, kaba12.com — Dampak hujan lebat yang melanda wilayah Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam memicu terjadinya bencana alam tanah longsor di beberapa titik.

Pihak BPBD Agam mencatat ada lima lokasi yang terdampak longsor dan digenangi air akibat hujan lebat Sabtu (31/10) sore.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi menyebutkan, sesuai data yang diterima dari BPBD Agam ada lima titik lokasi yang diterjang bencana longsor dan digenangi air. Diantaranya dua titik di Nagari Koto Malintang yakni Jorong Tanjung Alai dan Jorong Muko-muko. Kemudian tiga titik di Nagari Tanjung Sani yakni Jorong Sungai Tampang, Jorong Pantas, dan Jorong Galapuang.

“Untuk di Jorong Tanjung Alai material longsor menimbun ruas jalan Lubukbasung-Bukittinggi sepanjang 20 meter. Akibatnya jalan sempat ditutup total selama 1 jam lebih dan menyebabkan macet sekitar 1 kilometer,” ujarnya saat dikonfirmasi kaba12.com.

Disebutkan, longsor yang menimbun ruas jalan propinsi itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Akan tetapi saat ini jalan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan, setelah alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor.

Selain itu, longsor juga terjadi di Jorong Muko- Muko, dimana pada saat kejadian, jalan lingkar Danau Maninjau yang menghubungkan Muko- Muko dengan Nagari Tanjung Sani digenangi material lumpur serta hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Selanjutnya longsor di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani menyebabkan dua unit rumah warga masing-masing milik Beni Harianto (45) dan Safri (64) digenangi material berupa lumpur.

Ditambahkan Handria, untuk di Jorong Sungai Tampang material longsor berupa lumpur, batu, dan pohon hanya menggenangi ruas jalan sepanjang 25 meter. Sementara untuk proses penanganan dilakukan oleh tim gabungan secara manual.

“Di Jorong Galapuang hanya terjadi luapan air akibat saluran irigasi yang tersumbat. Sehingga limpahan air tersebut menggenangi jalan lingkar Danau Maninjau,” ulasnya.

Dikatakan Camat Tanjung Raya, tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini. Namun untuk proses penanganan tim gabungan sudah melakukan pendataan dan pembersihan material secara manual dan dibantu satu unit alat berat.

Sementara itu, Kabid KL BPBD Agam Syafrizal menghimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian disaat memasuki musim penghujan.

Bahkan, secara khusus pihaknya menghimbau masyarakat Kecamatan Tanjung Raya yang berada di kawasan zona merah untuk mewaspadai bencana alam yang mengintai.

(Bryan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top