Kaba Terkini

Dukung Sektor Pertanian Sumbar-Indra Catri Akan Bagikan Bibit Manggis

Anduriang, kaba12.com — Masyarakat Nagari Anduring, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, meminta bantuan bibit manggis kepada calon Wakil Gubernur Sumbar, Indra Catri.

Manggis merupakan salah satu komoditas unggulan di daerah tersebut.

Perwakilan petani Nagari Anduring, Ramayulis, mengatakan, mereka membutuhkan bantuan bibit manggis yang unggul untuk masyarakat.

Ia mengeluhkan bahwa bibit manggis cukup sulit didapatkan, kalangan petani setempat membutuhkan setidaknya 4.000 bibit manggis untuk dibagikan kepada masyarakat.

“Kami melihat Pak Indra Catri selama menjadi Bupati Agam berhasil mendongkrak sektor pertanian. Kami butuh pemimpin yang memberi perhatian kepada petani,” katanya, Sabtu (31/10).

Dalam pertemuan antara masyarakat Andurin dengan calon wakil gubernur Sumbar Indra Catri tersebut, Ramayulis menceritakan bahwa kondisi Jembatan Anduriang tidak layak dilalui karena kondisinya miring, sehingga membuat masyarakat was-was saat melewatinya.

Karena itu, ia berharap pemerintah setempat atau pemimpin yang menjabat ke depannya, untuk memperhatikan kondisi tersebut, karena jembatan itu sangat penting sebagai akses utama masyarakat membawa hasil pertanian dan perkebunan.

Menanggapi aspirasi kalangan petani Anduriang itu, Indra Catri mengatakan bahwa ia siap membantu bibit manggis yang diperlukan masyarakat.

Disebutkan, komoditas unggulan memang menjadi prioritas dibidang pertanian untuk mewujudkan Sumbar Unggul.

Oleh sebab itu, ia siap membantu masyarakat Kayu Tanam jika membutuhkan bibit berapa pun yang dibutuhkan petani.

“Dalam visi misi Nasrul Abit-Indra Catri di sektor pertanian,satu daerah, satu komoditas unggulan,” ujarnya.

Selain itu, dalam visi misinya NA-IC juga akan mengalokasikan anggaran 12 persen untuk sektor pertanian secara luas, seperti tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, kehutanan, peternakan, dan perikanan.

Mereka melakukan itu untuk mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan pendapatan petani.

Pihaknya juga memastikan ketersediaan bibit unggul bersertifikas, caranya dengan memberikan insentif kepada penangkar- penangkar bibit. Bibit yang unggul juga akan menentukan hasil produksi lebih baik.

“Kami juga akan meningkatkan luas lahan produktif dengan mengoptimalisasikan lahan tidur dan telantar, rehabilitasi, serta bekas tambang rakyat. Selain itu, kami bakal menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani dengan harga eceran tertinggi,” jelasnya optimis.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top