Kaba Pemko Bukittinggi

Dua RW di Bukittinggi Raih Penghargaan Proklim 2020

Bukittinggi, KABA12.com — Dua RW di Kota Bukittinggi meraih penghargaan Program Kampung Iklim (Proklim) Tahun 2020 dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penghargaan ProKlim Tahun 2020 kepada kota Bukittinggi diberikan untuk 2 (dua) kategori, yaitu Penghargaan Sertifikat ProKlim Utama kepada RW 01 Kelurahan Parit Antang, Kec.Aur Birugo Tigo Baleh dan RW 3 Ngarai Saiyo Kelurahan Kayu Kubu, Kec.Guguk Panjang, serta Apresiasi Pembinaan ProKlim kepada Pemerintah Kota Bukittinggi.

Apresiasi Pembinaan ProKlim tersebut untuk kategori Pemerintah Kota diberikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan hanya kepada 5 (lima) daerah se-Indonesia. Penghargaan yang diperoleh dua RW di Bukittinggi itu karena inisiatif, komitmen, dedikasi dan langkah nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Penghargaan tersebut diterima Pjs. Wali Kota Zaenuddin didampingi Ketua DPRD Herman Sofyan dan Sekretaris Daerah Yuen Karnova secara daring pada acara puncak Festival Iklim Tahun 2020 yang diselenggarakan pada Jumat (23/10), oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta.

Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program berlingkup nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam rangka meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lain untuk melakukan penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi GRK serta memberikan pengakuan terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang telah dilakukan yang dapat meningkatkan kesejahteraan di tingkat lokal sesuai dengan kondisi wilayah.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen Kementerian LH dan Kehutanan, Bambang Hendroyono, menyebutkan tema kegiatan Festival Iklim Tahun 2020 adalah “Penguatan Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Masa Pemulihan Pandemi Covid-19”.

Di tengah kondisi pandemi covid-19 saat ini, Program Kampung Iklim diharapkan tetap memiliki daya ungkit dan daya angkat untuk keberlanjutan aksi mitigasi perubahan iklim global pada umumnya, Indonesia khususnya.

Lebih lanjut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghimbau para pemangku kebijakan serta masyarakat agar senantiasa bersinergi dan bergotong royong dalam menjalankan aksi nyata memelihara alam sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top