Kaba Terkini

Covid-19 Makin Mengganas, 2 Warga Agam Meninggal Total Meninggal 15 Orang- Terinfeksi 993 Orang

Lubukbasung, kaba12.com — Lagi, 2 warga kabupaten Agam dinyatakan meninggal akibat keganasan virus corona Rabu,(21/10). Tercatat dua warga asal kecamatan Banuhampu dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan di RSAM Bukittinggi.

Dengan penambahan 2 warga yang meninggal tersebut, saat ini sudah 15 orang warga Agam meninggal akibat covid-19 sejak pandemic covid-19 merebak di kabupaten Agam, Maret 2020 lalu.

Yang mencemaskan, total warga kabupaten Agam yang dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19 sudah mencapai 993 orang, nyaris mendekati angka 1000 orang, yang posisinya masih berada di nomor 2 terbanyak di Sumbar setelah Padang.

Kondisi memprihatinkan itu dibenarkan jurubicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam Khasman Zaini, yang menyebutkan masih terjadi lonjakan kasus baru di kabupaten Agam.

Seperti halnya Rabu, (21/10) tercatat sebanyak 20 orang warga terkonfirmasi positif covid-19, masing-masing berasal dari Kecamatan Palembayan 5 orang, dari Kecamatan Matur 3 orang, dari Kecamatan Banuhampu 6 orang, dari Kecamatan Baso 1 orang, dari Kecamatan Kamang Magek 2 orang dan dari Kecamatan Tilatang Kamang 3 orang.

Sementara jumlah warga Agam yang sembuh dari paparan virus corona, juga mengalami peningkatan, yakni sebanyak 27 orang, masing-masing berasal dari Kecamatan Lubukbasung 4 orang, dari Kecamatan Tanjung Raya 1 orang, dari Kecamatan Palembayan 2 orang, dari Kecamatan IV Koto 1 orang, dari Kecamatan Banuhampu 16 orang dan dari Kecamatan Canduang 3 orang.

“ Masih terjadi peningkatan kasus baru. Termasuk dua warga Agam asal kecamatan Banuhampu yang meninggal hari ini,”ungkap Khasman Zaini, juru bicara GTP2 Covid-19 Agam.

Update data GTP2 Covid-19 Agam, saat ini tercatat sebanyak 993 orang warga Agam terkonfirmasi covid-19, 352 orang diantaranya masih menjalani perawatan dan isolasi, yakni 24 orang dirawat di beberapa rumah sakit, 23 orang dikarantina, 305 orang menjalani isolasi mandiri.

Sementara angka warga yang sembuh juga meningkat, yakni mencapai 624 orang dengan 15 orang meningga dunia, “ kita berharap, tidak ada penambahan kasus baru, terutama dengan optimalnya peran masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan, “sebut Khasman Zaini lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top