Bukittinggi

Duga Ada Pelanggaran Kampanye, Tim Paslon RaSya Lapor ke Bawaslu

Bukittinggi, kaba12.com — Tim Advokasi Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi Nomor Urut 1, Ramlan Nurmatias dan Syahrizal, melaporkan dugaan pelanggaran kampanye ke kantor Bawaslu Kota Bukittinggi, Senin (19/10).

Dugaan pelanggaran tersebut diduga dilakukan oleh Paslon nomor urut 02 berserta tim.

Salah seorang Tim Advokasi Tim RaSya, Hasnuldi Miaz, mengatakan, kedatangannya ke Kantor Bawaslu Bukittinggi dalam rangka melaporkan pelanggaran kampanye, dengan barang bukti video kampanye paslon nomor 02 yang diduga bernada ancaman dan intimidasi yang diiringi dengan suara sorakan “dabiah” (sembelih).

Selain itu dalam video tersebut paslon 02 dan tim juga melakukan adegan gerakan tangan mengasah pisau yang diduga ditujukan pada paslon nomor 01.

“Yang kami laporkan atas adanya video viral (kampanye) paslon nomor 02 yang diduga pelanggaran kampanye lewat medsos facebook atas nama MZ (inisial) yang membuat siaran langsung kampanye paslon nomor 02 di Pasa Ateh. Bahkan dalam video itu terlihat Paslon 02, ES, menggerakan tangan seperti mengasah pisau, sementara tim kampanye yang mengiringi dengan kalimat dabiah (sembelih) berulang -ulang,” Ujar Hasnuldi Miaz, didampingi Ton Hanafi dan Sekretaris Tim Kampanye RaSya, Edison Dt. Mangkuto Basa.

Dalam rekaman video yang berdurasi 3 menit 44 detik tersebut, lanjut Hasnuli, calon Wali Kota Erman Safar beserta tim pemenangannya, melakukan kampanye di Pasa Ateg dengan mengunjungi sejumlah pedagang. Namun entah disengaja atau tidak, ada perkataan yang menjurus intimidasi terhadap paslon nomor 1.

“Dari segi etika, kami melihat adanya dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan, yakni menyampaikan intimidasi terhadap paslon RaSya. Kami tidak melihat dari unsur pidana, tapi lebih kepada dari segi etika. Sebab, kita tidak ingin masyarakat terprovokasi atas intimidasi yang dilakukan. Untuk itu kita minta kepada Bawaslu untuk memprosesnya,” ungkap Hasnuli.

Menurutnya, dalam penyampaian laporan secara lisan tersebut, pihaknya juga telag memberikan bukti rekaman video tersebut ke Bawaslu.

Pihaknya berharap Bawaslu segera menindaklanjutinya.

“Untuk laporan lisan telah kita sampaikan. Kita juga akan siapkan laporan tertulisnya kepada Bawaslu. Untuk form pelaporan juga sudah kita terima dari Bawaslu,” ujar Hasnuldi Miaz.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Bukittinggi, Ruzi Haryadi, mengatakan, Bawaslu telah menerima laporan secara lisan dari tim advokasi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias-Syahrizal, terkait adanya dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan paslon nomor urut 2.

Untuk laporan yang disampaikan ini, kata Ruzi, pihaknya akan melakukan kajian serta menindaklanjutinya dengan melakukan mediasi, sambil menunggu laporan tertulis dari pelapor.

Dalam hal ini, Bawaslu telah mendengar keterangan dari pelapor terkait dugaan pelanggaran yang disampaikan pelapor. Bawaslu juga telah memberikan form pelaporan kepada pelapor.

“Ini baru sebatas laporan secara lisan, belum ditetapkan sebagai laporan diregistrasi. Apabila nantinya laporan ini sudah ditetapkan sebagai laporan diregistrasi atau masuk syarat formil dan materil laporan, maka akan kita proses sesuai ketentuan dan peraturan yang ada,” ungkap Ruzi.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top