Kaba Terkini

Kasus Covid-19 Melonjak Tempat Isolasi Penuh, Camat Lubukbasung Siapkan Lokasi Alternatif

Lubukbasung, kaba12.com — Kuatir menyikapi perkembangan kondisi saat ini, menyusul lonjakan kasus positif covid-19 di kecamatan Lubukbasung, beberapa langkah taktis mulai dipersiapkan camat bersama unsur terkait di kecamatan Lubukbasung.

Persoalan serius yang akan dihadapi, menyusul lonjakan kasus positif yang terjadi beberapa waktu belakangan bahkan di Lubukbasung sudah tercatat sebanyak 27 orang warga yang positif terpapar covid-19, sehingga dikuatirkan tempat isolasi akan penuh.

Untuk mengantisipasi dampak kasus yang terjadi, khususnya untuk menjamin ketersediaan tempat karantina, camat Lubukbasung Harmezi menjawab kaba12.com, sudah menyiapkan beberapa lokasi alternative selain yang sudah disiapkan GTP2 Covid-19 Agam saat ini,baik di RSUD Lubukbasung maupun BLK Agam di Sungai Jariang.

Baca Juga:  Nagari Koto Tangah Buat Pembatasan Lokal Portal Jalan Masuk ke Nagari

Lokasi alternative yang disiapkan dan sudah diusulkan pada GTP2 Covid-19 Agam diantaranya kantor PGRI Agam disamping hotel Sakura Syariah yang sudah didiskusikan dengan pengurus PGRI, kantor camat Lubukbasung di Manggopoh dan beberapa lokasi lain yang dinilai cocok untuk kompleks isolasi yang dikelola oleh pemerintah.

Bahkan untuk mendorong kepedulian dan kesiapan masyarakat, ulas Harmezi, pihaknya sudah menggelar rapat khusus seluruh seluruh walinagari, walijorong dan RK di kecamatan Lubukbasung, untuk mempersiapkan tempat khusus isolasi di RK masing-masing.

Baca Juga:  F-PAN Minta OPD Maksimal OPD Kegiatan

“Sasarannya, jika ada warga di RK bersangkutan yang harus menjalani isolasi, langsung akan ditempatkan di lokasi yang disiapkan,” tegasnya.

Untuk penanganan, seperti halnya yang sudah dilakukan RK Pulai, Nagari Lubukabsung, saat ini, sebagai bentuk kepedulian selama isolasi berlangsung, masyarakat yang dikoordinir ketua RK, menyiapkan bantuan secara mandiri untuk warga yang diisolasi, baik bantuan pangan, sandang dan jenis bantuan lain, “ hal itu direspon positif, saat ini kami masih melakukan pematangan,”jelasnya.

Yang masih belum mendapatkan solusi terutama terkait dukungan tenaga medis yang jumlah terbatas dan tidak bisa ditugas khusus di tempat isolasi RK, jika ada yang harus diisolasi, karena sangat luasnya cakupan tugas yang dijalani, “ namun, kita sudah mempersiapkan langkah-langkah lanjutan untuk mengantisipasi dampak lonjakan kasus positif covid-19 seperti saat ini, “ tegas Harmezi lagi.

Baca Juga:  Nagari Paninjauan Cairkan BLT DD Tahap III

Diharapkan Harmezi, solusi terhadap potensi masalah yang bisa muncul tersebut, terutama terkait dukungan tenaga medis dan perangkat lainnya bisa segera terjawab, karena hal itu menjadi salah satu langkah antisipasi yang harus disiapkan pihaknya untuk mengantisipasi dampak lonjakan kasus positif covid-19 saat ini di kabupaten Agam termasuk di Lubukbasung.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top