Kaba Terkini

Dampak Pandemi Covid-19 di Agam “ Banyak Proyek Mercusuar Batal-Pertanian Andalan “

Upaya percepatan penanganan pandemic covid-19 di kabupaten Agam menyebabkan berbagai kegiatan “mercusuar” yang dirancang Bupati Agam, Dr.H.Indra Catri diakhir masa jabatan keduanya terpaksa dibatalkan.

Bahkan, banyak rencana pembangunan yang sudah dipersiapkan untuk dilaksanakan tahaun 2020 terpaksa direalokasikan dengan pola recofusing anggaran untuk menutupi kebutuhan percepatan penanganan pandemic covid-19, dalam masa tanggap darurat nasional.

Beberapa proyek mercusuar yang memanfaatkan dana APBD dan DAK dari pemerintah ousat yang diyakini akan semakin “mempercantik” pusat pemerintahan kabupaten Agam di Padang Baru, Lubukbasung terpaksa dibatalkan, diantaranya rencana pembangunan kompleks pasar serikat di Padang Baru, proyek blok sekda pembangunan kawasan perpustakaan Agam, pembangunan jalan protokol, lanjutan pembangunan jalan propinsi, saluran irigasi dan beberapa proyek strategis lainnya terpaksa dihentikan prosesnya.

Bahkan, Bupati Agam Indra Catri mengaku agak “lemas” menyusul beberapa target yang dirancangnya untuk mendorong terealisasinya berbagai kegiatan pembangunan di wilayah kabupaten Agam, termasuk beberapa proyek mercuar melengkapi berbagai sarana yang ada saat ini, justru terpaksa dibatalkan.

Bahkan, Indra Catri yang merancang beberapa blok pembangunan pisik di Lubukbasung, yang menurutnya jika hal itu terealisasi akan merubah wujud pusat pemerintahan kabupaten Agam di Lubukbasung, yang akan semakin lengkap dengan berbagai sarana pembangunan.

Beberapa proyek mercuar yang terpaksa dibatalkan karena anggarannya direcofussing untuk penanganan dampak pandemic covid-19 di kabupaten Agam, diantaranya rencana pembangunan gedung pustaka daerah, pembangunan kompleks pasar serikat Padang Baru, Lubukbasung, pembangunan drainase perkotaan, pembangunan ruas jalan propinsi jalur Simpang Gudang-Maninjau dan berbagai kegiatan lain yang dengan pil pahit terpaksa dibatalkan.

“Kita berharap, kedepan kegiatan yang tertunda bisa diteruskan oleh pimpinan Agam mendatang, karena seluruh anggaran dialihkan untuk penanganan dampak covid-19 saat ini, “ sebut Indra Catri yang menyebut hal itu diharapkan menjadi catatan bagi bupati Agam setelahnya.-(*)

Baca Juga:  Government Shutdown Berakhir, IHSG Berpeluang Ukir Rekor Baru

DPUTR Agam Batalkan 68 Paket Proyek

Dinas Pekerjaan Umum-Tata Ruang (DPUTR) Agam, otomatis menghentikan kegiatannya tahun ini, karena anggaran yang sudah dialokasikan sebelumnya, dialihkan untuk penanganan darurat pandemic covid-19.

Seperti dijelaskan Ir.Hamdi, M,Eng, Kepala DPUTR Agam, tahun ini OPD-nya hanya melaksanakan 12 paket proyek teralisasi, dari total 80 paket proyek yang akan dikerjakan, 68 paket kegiatan dibatalkan, karena dananya dialihkan untuk penanganan dampak pandemic covid-19.

Dijelaskan, Hamdi, untuk paket kegiatan yang bisa dilaksanakan tersebut, juga terpaksa dilakukan beberapa solusi pembayaran, termasuk kegiatan terpaksa dibayarkan tahun depan, jika pihak ketiga selaku pekerja kegiatan menyepakatinya.

Dijelaskan, saat ini, pihaknya mengakumulasikan sekitar 53 persen anggaran fisik DPUTR Agam dialihkan penggunaannya untuk penanganan dampak pandemo covid-19, termasuk 68 paket proyek besar maupun yang masuk dalam kategori penunjukkan langsung (PL) batal dikerjakan.

Ditambahkan Kepala DPUTR Agam itu, dari “12 paket kegiatan yang bisa dilaksanakan itu, diantaranya bersumber dari dana alokasi umum (DAU) seperti 4 paket jalan, 1 paket pembangunan, yang bersumberdari dana alokasi khusus (DAK) masing-masing 6 paket kegiatan irigasi dan 1 paket penyediaan air bersih.

“ 12 paket itu terealsiasi karena proses tendernya dilaksanakan lebih awal, jauh sebelum penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat, “ jelas Hamdi lagi.

Hamdi menyebutkan, masyarakat kabupaten Agam bersyukur, karena beberapa tahun terakhir, derap pembangunan sangat kencang, sehingga berbagai sarana penting bisa dibangun pemerintah, karena diprediksinya, untuk 2-3 tahun kedepan, kegiatan pembangunan pisik akan sulit diwujudkan, karena dampak perkepanjangan yang dirasakan seiring penanganan dampak pandemic covid-19 saat ini.-(*)

Baca Juga:  Relawan PMI Agam wakili Sumbar ikuti Pelatihan Kebencanaan di Jepang

Pandemi Covid-19, Pemkab Agam Dorong Ketahanan Pangan

Optimalkan program ketahanan pangan dalam menghadapi masa darurat pandemic covid-19, Pemkab.Agam gencarkan berbagai program bantuan pangan dan maksimalkan kegiatan Agam menyemai di seluruh wilayah kabupaten Agam.

Tidak hanya kegiatan bidang pertanian, dengan mendorong optimalnya agenda ketahanan pangan bersama jajaran TNI-Polri, juga kegiatan perikanan untuk cadangan kebutuhan lauk pauk masyarakat saat darurat covid-19 saat ini.

Khusus dalam program perikanan, Pemkab.Agam hingga awal Juli 2020, sudah menyalurkan sebanyak 304.030 bibit ikan kepada masyarakat di seluruh wilayah kabupaten Agam, untuk mendorong kegiatan pengembangan perikanan air tawar.

Menurut Yosefriawan, Asisten II Sekab.Agam, sesuai laporan dari Dinas Perikanan-Ketahanan Pangan (DPKP) Agam, hingga awal Juli ini, sudah disebarkan sebanyak 304.030 bibit ikan jenis nila, sesuai permintaan masyarakat, untuk dibesarkan oleh kelompok tani, untuk kolam masjid, ikan larangan dan sebagian kecil perorangan.

“ Alhamdulillah, permintaan masyarakat tahun ini cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya, karena kita juga mendorong masyarakat untuk memaksimalkan kegiatan pertanian dan perikanan dalam menghadapi masa darurat pandemic covid-19, yang dampaknya akan cukup panjang dirasakan, “ ulasnya.-(*)

Pertanian Jadi Andalan Dorong Ketahanan Pangan

Dunia pertanian menjadi andalan kabupaten Agam untuk mendorong ketahanan pangan masyarakat dalam mengantisipasi dampak pandemic covid-19 terhadap ekonomi masyarakat.

Walau banyak proyek mercuar daerah yang terpaksa dibatalkan karena dananya dialihkan, termasuk berbagai kegiatan pemerintah pusat yang dananya dibatalkan untuk dimanfaatkan di daerah, namun konsentrasi penanganan ekonomi, menjadi kekuatan penting bagi kabupaten Agam.

Hal itu ditegaskan Bupati Agam Dr.H.Indra Catri didampingi Kadinas Pertanian Agam Arief Restu yang meyakinkan, masa darurat pandemic covid-19 saat ini, yang menjadi prioritas adalah ketahanan pangan masyarakat untuk menyelamatkan hajat hidup orang banyak.

Baca Juga:  Angin Limbubu Terjang Tiku, Pohon Besar Bertumbangan

Bupati Agam menegaskan, pihaknya mendorong dunia pertanian menjadi kekuatan utama pemerintahannya dalam menjalankan aktivitas, karena pertanian menjadi sumber utama kehidupan yang akan mendorong kesiapan masyarakat secara utuh dalam bidang ekonomi.

Bahkan, Indra Catri meyakinkan, pihaknya berupaya agar dunia pertanian di kabupaten Agam tidak terdampak oleh darurat pandemic covid-19, sehingga pihaknya mendorong agar kegiatan pertanian, bagi padi, perkebunan, sayuran dan jenis tanaman produktif lainnya bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber ekonomi utama di daerah.-(*)

Para Petani Jadi Kekuatan Daerah

Para petani menjadi kekuatan utama daerah saat ini dalam masa pandemic covid-19. Hal itu dibuktikan dengan semakin optimalnya jajaran Dinas Pertanian Agam dalam mendorong percepatan gerakan pertanian di berbagai kecamatan dengan mengolah berbagai komoditi unggulan.

Menurut Arief Restu, Kadinas Pertanian Agam, sesuai instruksi bupati Agam, pertanian menjadi salah satu pilar penting yang akan menopang hajat hidup orang banyak dimasa pandemic covid-19 saat ini.

Hal itu dibuktikan dengan berbagai kegiatan yang tetap dilaksanakan di lapangan, walau cukup banyak kegiatan pisik yang dialihkan untuk membantu penanganan dampak covid-19, namun kegiatan pertanian akan selalu menjadi andalan di lapangan.

“ Alhamdulillah, kegiatan pertanian terus bergerak, tidak hanya padi sawah, tapi juga peternakan, perikanan dan kegiatan lain, yang seluruhnya digarap masyarakat serentak di seluruh kecamatan, “ tegas Arief Restu.

Kadinas Pertanian Agam itu mengaku optimis, pertanian menjadi kekuatan utama daerah, terutaam dalam mencukupi kebutuhan pokok dan bahan pangan untuk masyarakat, sesuai target surplus yang sudah dicanangkan, serta strategi yang sudah diterapkannya di lapangan dalam masa pandemic covid-19 saat ini.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top