Kaba Pemko Bukittinggi

Idul Fitri 1441 H, Pemko Bukittinggi Pastikan Tidak Gelar Shalat Idul Fitri dan Open House

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi memastikan tidak menggelar sholat Idul Fitri 1441 Hijriyah dan open house mengingat daerah ini masih berstatus PSBB, untuk itu aturan protokol kesehatan harus dikedepankan.

Hal ini menjadi keputusan bersama Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dengan Wakil Walikota, Forkompimda, Ketua MUI, Ketua PHBI serta kepala SKPD di lingkungan Pemko Bukittinggi setelah rapat koordinasi di Balairung Rumah Dinas Walikota Belakang Balok, Jum’at (22/05) sore.

“Mengingat Bukittinggi masih berstatus PSBB dan juga tidak ada yang bisa menjamin orang yang keluar masuk Bukittinggi ada yang terpapar covid-19 dan berdasarkan kesepakatan, untuk itu Pemko Bukittinggi tidak menggelar sholat Idul Fitri, dihimbau kepada masyarakat agar melaksanakan sholat Idul fitri di rumah masing – masing, hal ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19, mengingat penyebaran virus ini masih terjadi dan belum bisa diatasi. Pemko juga tidak menggelar open house dan untuk takbiran keliling juga ditiadakan, takbiran dapat dilaksanakan di masjid atau mushalla,” ujar Walikota.

Untuk memutus mata rantai Covid-19, Walikota mengatakan, peran masyarakat sangat dibutuhkan. Untuk itu dihimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan tiap sebentar menggunakan sabun dan apabila tidak ada keperluan, tetaplah di rumah saja.

Senada dengan Walikota, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Bukittinggi Khamidir Tk.Nan Elok mengatakan pelaksanaan takbiran dan shalat Id yang biasanya diselenggarakan oleh PHBI untuk tahun ini ditiadakan.

“Atas kesepakatan sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Walikota, penyelenggaraan takbiran yang biasanya dilaksanakan di taman Jam Gadang dan besoknya adalah penyelenggaraan shalat Id di lapangan kantin jalan Sudirman, untuk tahun ini dua – duanya ditiadakan, agar jamaah melaksanakan shalat sesuai dengan anjuran pemerintah yaitu di rumah masing – masing,” ungkapnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top