Kaba Terkini

OTG Positif Covid19 Agam Dirawat di RSAM, 3 Warga Padang Tarok Jalani Isolasi di Diklat Baso

Baso, kaba12.com — Tim gabungan GTP2 Covid19 Agam bersama aparat pemerintah nagari dan petugas puskesmas Padang Tarok bergerak cepat. Sesuai permintaan masyarakat, aparat pemerintah nagari, petugas medis dan Kapolres Bukittingi, J warga Padang Tarok, Baso yang orang tanpa gejala (OTG) positif covid19 bersama dua orang anaknya, dirawat di RSAM Bukittinggi Jumat,(1/5) malam.

Setelah dinyatakan positif sesuai hasil tes swab Jumat sore kemarin, walinagari bersama warga setempat mengusulkan agar OTG positif itu menjalani perawatan yang ditindaklanjuti jajaran Dinkes Agam dan tim GTP2 Covid19 Agam, merujuk J bersama dua anaknya untuk mendapatkan perawatan di RSAM Bukittinggi.

Ketiganya, yakni J dan dua anaknya menjalani isolasi di RSAM Bukittinggi walau tidak mengeluh sakit. Sementara khusus untuk 2 anak J yang menjalani isolasi ,masih belum diperoleh hasil tes swab yang baru dilakukan Sabtu siang ini.

Baca Juga:  Dinas PUPR Bukittinggi Minta Kontraktor Tutup Saluran Drainase Trotoar

Selain itu, 3 warga pernah kontak langsung dengan OTG positif covid19 itu,masing-masing kakak istri, anak kakak istrinya dan mamak rumahnya, Jumat malam sudah diisolasi di Karantina Diklat Baso, menyusul satu kawan J, yang Sabtu ini masuk karantina Diklat Baso.

“ Tracking oleh tim gabungan akan berlanjut Sabtu ini, khususnya yang pernah kontak dengan anak J, OTG positif covid19 di Padang Tarok itu,” jelas bupati Agam Dr.H.Indra Catri.

Bupati Agam H.Indra Catri dan Kadinkes Agam dr.Indra,M,Kes yang waktu dikonfirmasi kaba12.com secara terpisah, terkait perkembangan penanganan OTG positif covid19 di Padang Tarok, Baso,Jumat kemarin,menjelaskan detail penanganan yang dilakukan tim gabungan di lapangan. Sabtu ini, tracking berlanjut untuk memutus rantai penyebaran pada warga yang pernah kontak dengan OTG itu.

Baca Juga:  Harga Bahan Pokok Turun di Lubukbasung

Menyikapi kondisi terkini sudah 1 warga Agam positif covid19, bupati Indracatri menegaskan, hal itu yang dikuatirkan sejak lama, karena banyak warga Agam yang beraktifitas di luar daerah, termasuk di wilayah banyak warga positif terpapar covid19.

“ Kita sudah instruksikan untuk dilakukan penanganan tuntas, termasuk proses tracking di lapangan. Langkah-langkah penanganan untuk warga yang positif dirawat di RSAM Bukittinggi, termasuk warga yang kontak dengan J sudah diisolasi di Diklat Baso, “jelas Indra Catri.

Baca Juga:  Peremajaan Kelapa Sawit, Agam Peroleh Rp61 Miliar Bantuan Pusat

Ditegaskan Indra Catri, pihaknya tidak ingin mengambil resiko lebih besar, dan akan mengambil langkah-langkah penanganan konkrit di lapangan. Pihaknya membenarkan langkah yang diambil pemerintah nagari untuk menyuruh yang bersangkutan diisolasi.

Menyikapi perkembangan kondisi di kabupaten Agam itu, Indra Catri berharap, masyarakat meningkatkan kewaspadaan, taati himbauan pemerintah, ikuti protokol penanganan covid19 yang sudah ditetapkan pemerintah.

“Taati physical distancing, pakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun. Ingat, basamo kito lawan corona. Saya selamatkan anda, anda selamatkan saya, “ himbau Indra Catri.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

To Top