Bukittinggi

Dua Minggu Terakhir, Penambahan Kasus Pasien Positif Covid-19 di Bukittinggi Nihil

Bukittinggi, KABA12.com — Kabar baik datang dari Kota wisata Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Pasalnya selama dua minggu terhitung dari kasus terakhir pasien positif Covid-19, sejak Rabu (08/04) lalu hingga Rabu (22/04) tidak ada penambahan kasus pasien positif Covid-19 di Bukittinggi.

Kasus terakhir pasien positif Covid-19 yakni seorang perempuan warga Bukittinggi yang tengah hamil 8 bulan meninggal dunia di M. Jamil Padang dan hasil swabnya dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Sementara empat pasien warga Bukittinggi lainnya yakni dua orang laki-laki dan dua orang perempuan yakni masing-masing merupakan sepasang suami istri, tiga diantaranya sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Humas RSAM Bukittinggi, Mursalman, saat dikonfirmasi, Rabu (22/04) malam menuturkan tiga pasien positif Covid-19 sudah sembuh, satu pasien lagi masih menunggu hasil swab kedua dari labor Unand.

“Tiga pasien positif itu telah menjalani dua kali swab dan hasilnya dinyatakan negatif, untuk satu pasien lagi hasil swabnya masih menunggu, kemungkinan besok keluar, mudah-mudahan hasilnya juga negatif,” katanya.

Ia menyebutkan tiga pasien itu diantaranya dua laki-laki dan satu perempuan sudah diperbolehkan pulang namun diminta untuk tetap beristirahat di rumah.

Mursalman mengatakan jika hasil swab kedua pasien tersebut keluar Kamis (23/04) negatif, maka kasus pasien positif Covid-19 nol.

“Jadi tidak ada kasus pasien positif Covid-19 di Bukittinggi. Mudah-mudahan iya hasilnya negatif. Jadi kasus nol,” ungkapnya.

Sementara itu, di RSAM Bukittinggi hingga Rabu (22/04) tercatat 8 pasien PDP gejala Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi termasuk dua diantaranya Wakil Walikota Bukittinggi dan sang istri.

Meski demikian, untuk hasil swab pertama keduanya dinyatakan negatif dan untuk hasil swab kedua diprediksi akan bisa diketahui pada hari Kamis (23/04).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, bersyukur tidak ada penambahan kasua pasien positif covid-19 dalam dua minggu terakhir di Bukittinggi. Hal ini, tak lepas dari bentuk kepatuhan warga Bukittinggi dalam menjalankan anjuran dari pemerintah dengan tidak berkumpul-kumpul, rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.

“Kita berharap kedepannya tidak ada kasus positif Covid-19. Kami akan tetap memantau langsung di lapangan. Kebijakan demi kebijakan akan terus kita pikirkan untuk keselamatan kesehatan warga Bukittinggi,” ujarnya.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

To Top