alterntif text

Pariwara Pemko Bukittinggi

MTQ ke 39 Kota Bukittinggi Ditabuh

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) gelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Bukittinggi ke 39 tahun 2020. MTQ ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar bersama Wali Kota Bukittinggi, Ketua LPTQ, Kemenag, unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Maderizal, Shabirin Rachmat dan Ibnu Asis, di Lapangan Wirabraja, Selasa (03/03).

Kabag Kesra Setdako Bukittinggi, Eryanson, selaku Ketua Umum Panitia Pelaksana, menjelaskan, kegiatan MTQ menjadi agenda rutin dua tahunan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota Bukittinggi. Dimana untuk tahun ini, Kecamatan Guguak Panjang menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke 39 itu. MTQ dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 5 Maret 2020.

“MTQ ke 39 kota Bukittinggi ini, melombakan 8 cabang dan 17 golongan yang akan digelar di 8 lokasi. Cabang yang dilombakan, Tilawah, Tartil, Tahfiz, MSQ, MFQ, Kaligrafi, Kitab Standar, Khutbah Jumat dan Azan. Tema yang diangkat dalam MTQ ke 39 ini, “Dengan MTQ, Kita Bangun Masyarakat Qurani Berlandaskan Nilai Agama dan Budaya”.

Ketua LPTQ Bukittinggi, Irwandi, menyampaikan, MTQ tahun 2020 ini diikuti sebanyak 297 peserta, yang berasal dari masing masing kecamatan yang ada di Bukittinggi, hasil dari MTQ tingkat kecamatan. Para kafilah akan bertanding dalam 8 cabang, 17 golongan dan dinilai oleh 30 orang dewan hakim.

“Pengurus LPTQ mengucapkan terima kasih kepada Pemko yang telah mengalokasikan dana untuk LPTQ. Dana itu telah digunakan tahun 2019 lalu untuk pembinaan persiapan MTQ ke 38 di Kota Solok. Semoga tahun ini dapat dianggarkan kembali untuk persiapan kota Bukittinggi menghadapi MTQ tingkat Sumbar tahun 2021 mendatang,” ujarnya.

Tokoh masyarakat, Yasril Rahmadian. Tk. Majo Kayo, mengapresiasi kegiatan MTQ yang rutin dilaksanakan Pemko Bukittinggi. Bahkan tahun ini, Tk. Majo Kayo menilai, menjadi pelaksanaan MTQ paling meriah selama MTQ dilaksanakan.

“Ini menjadi bukti bahwa pemko cukup konsen dalam membangun mental dan spiritual masyarakat serta tak pernah lupa dalam membangun bidang keagamaan dan kebudayaan di kota ini. Kami atas nama masyarakat sangat berterima kaaih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian bidang keagamaan ini,” ujarnya.

Kakanwil Kemenag Sumbar melalui Kakan Kemenag Bukittinggi, Abrar Munanda, menyampaikan, kegiatan MTQ salah satu implemetasi sunah Nabi. Mambaca Al Quran menjadi cahaya kehidupan.

“Kita berharap, Bukittinggi menjadi kota yang baik, cerah dan nyaman serta di bawah ampunan Allah. Masyarakatnya berada dalam lindungan Allah, karena banyak kegiatan yang positif dan selalu dilaksanakan berlandaskan agama Islam, seperti MTQ saat ini. Semoga selalu dapat dilaksanakan dengan maksimal dan ditingkatkan di tahun tahun selanjutnya,” ujarnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, dengan MTQ ini tentunya diharapkan dapat terwujud generasi Qurani yang selalu meningkatkan kecintaannya terhadap Al Quran mulai dari mempelajarinya, membacanya serta mengamalkan isi kandungan Al Quran itu dalam kehidupan sehari hari.

“MTQ Ini menjadi salah satu upaya untuk menjaring bakat dan bibit kafilah yang dapat mewakili Bukittinggi dalam MTQ tingkat provinsi Sumatra Barat yang akan dilaksanakan di Kota Padang Panjang 2021 mendatang,” ujar Ramlan.

Lebih lanjut, Wako menambahkan, Pemko Bukittinggi memang tak pernah melupakan kegiatan pembangunan non fisik. Banyak dana yang telah dianggarkan untuk membantu pembangunan masjid, sekolah yang dilengkapi mushalla. Selanjutnya juga dianggarkan untuk pembinaan kafilah dan pembangunan masyarakat melalui sekolah keluarga yang juga tak luput dari ilmu agamanya.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengapresiasi pelaksanaan MTQ di Kota Bukittinggi karena menjadi daerah pertama di Sumbar yang melaksanakan MTQ. Arti MTQ bukan hanya perlombaan, tapi bagaimana implementasi dari Al Quran dalam kehidupan sehari-haei, terutama bagi generasi muda.

“Terima kasih kepada Pemko Bukittinggi yang telah melaksanakan kegiatan MTQ ke 39 ini. Kami dari provinsi juga berterima kasih kepada pemko Bukittinggi yang telah menganggarkan dana untuk pembangunan spritual masyarakat. Buktinya sekarang setiap pembangunan sekolah dibangun mushalla yang representatif, untuk mencetak generasi muda yang cerdas, beraqidah baik berlandaskan Al Quran. Semoga MTQ ke 39 kota Bukittinggi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi dan sukses hasil,” ungkap Wagub.

Dalam pembukaan MTQ ke 39 ini, juga ditampilkan Marchingband Gita Jam Gadang yang disingkat MBGJG. Marchingband milik Pemko Bukittinggi dibawah binaan langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias selaku Dewan Pembina dibawah naungan Kepala Disparpora Bukittinggi. MBGJG dipimpin oleh Maderizal yang kini Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi.

(Ophik)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

To Top